COMBO MARCEL & CANGE #MakeYourGoldenMoment #MLBBGoldenMonth #Mobilelegendsbangbang #MLBB
Akhirnya nemu juga combo yang enak banget buat push rank: Chang’e + Martis (biasa aku sebut Marcel). Di post ini aku mau cerita lebih lengkap soal gimana biasanya aku mainin dua hero ini dalam 1 tim, dari early sampe late game. Pertama soal role dan lane. Biasanya aku taro Chang’e di gold lane atau mid, tergantung draft tim. Kalau musuh banyak hero jarak dekat, aku prefer Chang’e mid biar bisa bantu rotasi lebih cepat. Martis sendiri enak banget di jungler, tapi bisa juga offlane EXP kalau jungler tim sudah kebentuk. Untuk Chang’e, aku fokusin build yang bikin skill-nya sakit dan sustain di fight lama. Item yang hampir selalu aku pakai: 1. Magic Shoes / Arcane Boots: kalau musuh tebal, aku ambil Arcane Boots buat nambah magic penetration. 2. Enchanted Talisman: biar spam skill nggak cepat kehabisan mana. 3. Lightning Truncheon: combo banget sama skill Chang’e yang AoE, jadi burstnya kerasa. 4. Concentrated Energy: ini kerasa banget lifesteal-nya, pas ulti ke banyak musuh darah bisa naik lagi. 5. Divine Glaive: buat nembus tank yang tebal. 6. Winter Truncheon kalau musuh punya assassin yang gampang langsung loncat ke belakang. Battle spell Chang’e aku biasanya pakai Flicker. Ini penting buat reposition pas lagi ulti, jadi kalau musuh tiba-tiba nyamperin, bisa flicker sambil tetep arahkan ulti ke mereka. Nah Martis (Marcel) tugasnya lebih ke buka jalan. Di early game, aku biasanya ajak Martis buat rotasi bareng: dia maju dulu pakai skill cc-nya, baru Chang’e follow up dari jauh. Kombo simpel tapi sering bikin musuh nggak sempat kabur. Timing war juga penting. Chang’e jangan dulu ulti kalau semua hero musuh masih punya skill kabur. Biasanya aku tunggu Martis atau tank musuh keluarin skill lari atau dash, baru aku nyalain ulti Chang’e dari jarak aman. Kuncinya positioning, jangan sampai Chang’e terlalu maju. Emblem Chang’e aku pakai emblem Mage dengan talent yang nambah penetration dan movement speed, biar gampang jaga jarak. Sementara Martis pakai emblem Fighter atau Assassin tergantung gaya main, tapi aku lebih suka Fighter biar tetap agak tebal di depan. Kalau ketemu hero poke jarak jauh di lane, aku biasanya main sabar: fokus clear minion pakai skill lalu mundur sedikit, jangan terlalu sering trade hit kalau belum punya item core. Baru setelah punya 2–3 item, Chang’e mulai kerasa banget damagenya. Yang paling penting, komunikasi. Kalau Martis udah bilang mau masuk, aku siap-siap di posisi yang enak buat ulti. Kombinasi cc Martis ditambah burst Chang’e ini sering banget bikin team fight langsung ke-wipe. Intinya, combo Chang’e & Martis ini cocok buat kamu yang suka main rapi: satu buka, satu follow up dari jauh. Kalau terbiasa baca timing dan map awareness, push rank jadi jauh lebih gampang.
