Dua petugas satpam di salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, menjalankan pemeriksaan unit kendaraan yang keluar dari areal perusahaan sesuai SOP yang berlaku.
Namun pemeriksaan tersebut kemudian dipersepsikan sebagai tindakan menghalangi proses pemuatan kayu hasil tangkapan petugas, hingga berujung pada diterbitkannya surat panggilan dari Polsek Sangkulirang.
Di tengah proses ini, masyarakat juga menyoroti adanya dugaan aktivitas ilegal logging di wilayah Kecamatan Karangan. Dugaan tersebut menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat ditangani secara serius, objektif, serta transparan oleh pihak berwenang.
Penting untuk menegaskan:
✔ Petugas keamanan bekerja berdasarkan SOP
✔ Dugaan pelanggaran harus dibuktikan, bukan diasumsikan
✔ Semua pihak berhak atas asas praduga tak bersalah
Masyarakat berharap penegakan hukum berjalan adil, profesional, dan tidak menimbulkan ketidakpastian bagi mereka yang menjalankan tugas sesuai aturan.
... Baca selengkapnyaMelalui pengalaman saya yang cukup lama bekerja di bidang keamanan perusahaan, saya memahami betul betapa pentingnya penerapan SOP dalam menjalankan tugas sehari-hari. SOP bukan hanya untuk melindungi aset perusahaan, tetapi juga sebagai pedoman legal yang melindungi petugas dari berbagai risiko kesalahpahaman.
Kasus di Kecamatan Karangan ini menunjukan bahwa meskipun petugas telah menjalankan SOP dalam pemeriksaan kendaraan, persepsi negatif dari pihak luar bisa muncul, bahkan sampai berujung pada surat pemanggilan polisi. Hal ini menggambarkan betapa pentingnya komunikasi dan transparansi antara pihak perusahaan, petugas keamanan, dan masyarakat sekitar.
Khususnya terkait dugaan ilegal logging yang tengah menjadi perhatian publik, penegakan hukum harus dilakukan secara objektif dan transparan agar tidak menimbulkan kesan diskriminasi atau ketidakadilan. Masyarakat pun berhak mendapat informasi bagaimana proses penegakan hukum tersebut berjalan, agar kepercayaan terhadap aparat keamanan dan penegak hukum tetap terjaga.
Saya juga mengamati bahwa asas praduga tak bersalah merupakan prinsip fundamental yang harus ditegakkan. Dalam banyak kejadian, petugas yang bertugas sesuai SOPlah yang justru menjadi korban persepsi negatif. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk memastikan bukti jelas sebelum mengambil kesimpulan atau tindakan hukum.
Pengalaman ini mengingatkan saya bahwa sinergi antara petugas keamanan, manajemen perusahaan, aparat hukum, dan masyarakat sangat penting. Mereka harus bekerjasama membangun lingkungan kerja yang aman, kondusif, dan bebas dari kegiatan ilegal seperti logging. Selain itu, pelatihan rutin bagi petugas satpam juga sangat dibutuhkan agar SOP dijalankan dengan penuh pemahaman dan profesionalisme.
Sebagai solusi, saya merekomendasikan perusahaan dan aparat hukum mengadakan dialog rutin dengan masyarakat agar segala aktivitas pengamanan maupun penegakan hukum dapat dipahami secara luas. Dengan begitu, proses kerja petugas keamanan yang menjalankan SOP tidak dipersepsikan negatif dan justru dihargai sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan bersama.