Jujur aku bangga dengan diriku sendiri, karena aku berhasil membuat kebaya ku sendiri,,
Mulai dari bikin pola, memotong kain kebaya, menjahit satu demi satu potongan kain, dan sampai pasang kancing nya.
dan ini pertama kalinya aku bikin Kebaya hanya dengan bermodalkan pengalaman menjahit yg aku pelajari dulu, rasanya senang dan degdegan antara berhasilkah atau gagal, kalo tidak pernah dicoba aku nggak bakal tahu kalau aku bisa melakukannya.
yang penting niat dan rasa percaya diri diimbangin juga dengan ilmu dan pengalaman juga,
ini aku menggunakan mesin jahit mini dan kadang aku jahit tangan juga untuk bagian yg rumit. Hobby ku sangat banyak terutama yg berhubungan dengan karya handmade salah satunya menjahit, tapi ini hanya untuk keperluan sendiri karena memang suka aja mengerjakannya.
Selain suka bebikinan kerajinan tangan dari kawat bulu, manik manik, clay dan resin,, next aku mau belajar bikin kerajinan kain fanel dan merajut amigurumi juga 😍
... Baca selengkapnyaKalau ngomongin baju tempo dulu wanita, aku selalu kepikiran kebaya klasik yang anggun banget dipakai para ibu dan nenek kita zaman dulu. Dari kecil aku suka lihat foto-foto lama keluarga, di situ banyak yang pakai kebaya dengan kain batik dan sanggul, kelihatannya sederhana tapi elegan. Itu juga yang bikin aku kepikiran untuk bikin kebaya sendiri, walaupun modelnya agak lebih modern.
Menurutku, kebaya tempo dulu itu punya ciri khas yang nggak tergantikan: potongannya mengikuti bentuk tubuh, detail renda atau sulamnya halus, dan biasanya dipadukan dengan kain panjang. Waktu aku mulai belajar menjahit, aku coba perhatiin potongan kebaya lama yang ada di lemari ibu. Dari situ aku belajar sedikit-sedikit gimana garis bahu, panjang lengan, sampai letak kancing supaya tetap nyaman dipakai.
Karena aku belum punya mesin jahit besar, aku nekat pakai mesin jahit mini putih merek Joshi yang biasa kupakai buat project kecil. Di sekeliling mesin itu, mejaku penuh dengan kain kebaya bermotif, benang jahit, gunting, dan meteran. Rasanya benar-benar berasa lagi bikin karya handmade yang spesial. Untuk bagian yang detail seperti renda di ujung lengan dan area kancing, aku sering lanjutkan dengan jahit tangan supaya hasilnya lebih rapi.
Kebaya yang aku buat kali ini warnanya biru muda dengan motif bunga dan ada hiasan renda biru. Modelnya tetap lengan panjang, terinspirasi dari kebaya baju tempo dulu wanita, tapi potongannya aku buat sedikit lebih modern biar cocok dipakai sekarang. Waktu kebaya itu akhirnya selesai dan kupajang di manekin, aku senyum-senyum sendiri karena berasa seperti ‘mencampur’ nuansa jadul dengan gaya kekinian.
Buat kamu yang suka style klasik, menurutku seru banget kalau coba bikin ulang baju tempo dulu wanita versi kamu sendiri. Nggak harus langsung sempurna, bisa mulai dari kebaya simple dulu. Pakai mesin jahit mini juga bisa banget, asalkan sabar dan teliti. Jangan lupa siapkan meteran, pola sederhana, dan kain kebaya yang kamu suka. Kalau bagian tertentu terasa susah, seperti kerah atau sambungan lengan, bisa disiasati dengan jahit tangan pelan-pelan.
Aku pribadi merasa, dengan belajar bikin kebaya sendiri, aku jadi lebih menghargai detail baju tempo dulu wanita. Ternyata di balik tampilan anggun itu, ada banyak jahitan kecil dan ketelitian yang nggak kelihatan. Dan yang paling penting, rasanya menyenangkan ketika bisa pakai hasil karya sendiri yang terinspirasi dari style klasik tapi tetap nyaman untuk dipakai sehari-hari atau acara spesial.
kak aku jg punya mesin jahit gitu buat belajar jahit,,pernah bikin selimut dan perlengkapan tmpt tdr bayi.tapi tbtb benangnya tuh jadi ga napak dan ga bisa benerinnya.cara settingnya lagi gmn ya....
pdhl asikk...
kak aku jg punya mesin jahit gitu buat belajar jahit,,pernah bikin selimut dan perlengkapan tmpt tdr bayi.tapi tbtb benangnya tuh jadi ga napak dan ga bisa benerinnya.cara settingnya lagi gmn ya.... pdhl asikk...