Ciri-ciri lowongan kerja SCAM, hati-hati ya!
Hai bestie🍋
#TentangKehidupan sebagai IRT pengen banget dapat uang tambahan tapi tetap bisa jaga anak, tergiurlah aku dengan lowongan kerja remote yg bisa dikerjakan dari rumah.
Ternyata gak segampang itu dan harus hati-hati kalau ada yg nawarin kerja dari rumah apalagi ada embel² cocok untuk IRT.
4 hal diatas sudah aku alami semua, dari persyaratan yg gak masuk akal, model penipuan yg kebaca banget, sampai hampir ketipu.
Jadi ini aku share ke kalian, supaya jangan sampai kena lowongan kerja yg SCAM atau penipuan.
Nanti yg ada bukannya dapat uang malah kita yg ngasih uang ke penipu yg suka share link lowongan bodong.
Jangan yaa bestie!
Kalian pernah ngalamin juga gak?
Sebagai IRT yang pengen banget punya penghasilan tambahan, aku juga sering banget cari-cari loker jaga es teh terdekat, baik lewat Google, IG, sampai grup WhatsApp. Nah, justru dari sini aku belajar kalau lowongan kerja itu kelihatannya sepele, tapi modus penipuan bisa nyelip di mana aja. Biasanya kalau cari loker jaga es teh terdekat, aku mulai dari keyword di Google atau lihat papan pengumuman di depan kios. Tapi sekarang banyak juga yang share lowongan lewat WA atau Telegram. Di sinilah kita harus ekstra hati-hati. Kalau lowongan cuma disebar lewat forward-an WA tanpa info jelas soal alamat, nama toko, dan kontak yang bisa dicek, aku langsung waspada. Apalagi kalau disuruh klik link dulu untuk "isi data" atau diminta download aplikasi dari link yang nggak jelas. Ini bisa banget jadi cara mereka nyolong data HP, kontak, bahkan akun keuangan kita. Untuk loker yang kelihatannya simpel kayak jaga es teh atau jaga kasir, menurutku wajar kalau proses lamaran cukup via chat WA. Tapi tetap harus ada yang masuk akal: ada nama toko, lokasi jelas, jobdesk singkat, jam kerja, dan kisaran gaji. Kalau dari awal sudah ribet banget minta kita kirim foto KTP, KK, bahkan buku tabungan, aku pribadi langsung mundur. Dokumen sensitif kayak gitu sebaiknya cuma dikasih setelah kita benar-benar yakin tempat kerjanya resmi, biasanya pas sudah tahap tanda tangan kontrak di lokasi. Untuk kamu yang masih bingung cara chat nanyain loker lewat WA, aku biasanya pakai pola simpel tapi sopan. Pertama, salam dan perkenalan singkat: sebut nama dan domisili. Kedua, jelasin dari mana tahu info loker, misalnya dari spanduk di depan toko atau dari status WA. Ketiga, tanya dengan jelas apakah lowongan masih tersedia dan minta info detail jam kerja, sistem shift, dan gaji. Misalnya: "Selamat pagi, Pak/Bu. Perkenalkan saya Rani dari Depok. Saya lihat ada info loker jaga es teh di depan toko Bapak/Ibu. Apakah masih dibutuhkan karyawan? Kalau boleh, saya mau tanya jam kerja dan kisaran gajinya." Dengan cara gini, kita tetap sopan tapi juga kelihatan serius. Ciri-ciri lain yang menurutku agak mencurigakan adalah kalau dari awal sudah maksa kita untuk cepat-cepat kirim data atau transfer uang dengan alasan "biaya seragam" atau "biaya daftar". Untuk loker jaga es teh atau kerja harian sederhana, biasanya mereka nggak pakai sistem deposit segala. Jadi kalau kamu diminta transfer uang dulu baru bisa kerja, mending pikir seribu kali. Aku pernah hampir kejebak model begini, untungnya aku sempat cek ulang nama tokonya di Google Maps dan sosmed, ternyata nggak ada jejak sama sekali. Sekarang, tiap ada yang nawarin lowongan kerja remote atau kerja jaga es teh lewat chat, aku selalu cek: ada alamat jelas atau nggak, bisa dicek di Maps atau tidak, dan mereka mau nggak kalau diajak ketemu langsung dulu di lokasi. Kalau jawabannya muter-muter atau cuma ngasih link yang suruh kita download aplikasi, aku langsung skip. Mending cari loker yang jelas dan bikin hati tenang daripada nekat dan ujung-ujungnya malah rugi uang dan data pribadi. Intinya, cari loker jaga es teh terdekat atau kerja remote dari rumah memang menggoda, apalagi buat kita yang pengen tetap bisa jaga anak. Tapi jangan sampai karena pengen cepat dapat uang, kita jadi nggak teliti. Tanyakan semua hal penting lewat WA dengan sopan, simpan bukti chat, dan jangan pernah kirim data pribadi atau uang kalau belum yakin 100% lowongannya beneran. Semoga kita semua dijauhkan dari loker SCAM, ya!




aku paling takut kl sesesuatu dsuruh instal telegram.apa lg kita dikejar2 suruh masuk grup. i say nay for it!