My golden rule:Aku siap untuk menjadiYang terburuk
Dalam kehidupan, saya belajar bahwa menjadi siap menerima peran terburuk dalam cerita orang lain bukan berarti kita mengalah, melainkan bentuk kekuatan untuk menjaga diri sendiri. Prinsip ini membantu saya menetapkan batas yang jelas terhadap orang-orang yang berpotensi membawa energi negatif. Saya pernah merasakan bagaimana sulitnya menghadapi kritik dan perlakuan yang kurang adil, namun dengan mindset ini saya jadi lebih kuat dan tidak terjebak dalam drama yang berulang. Mengadopsi "My golden rule" ini membantu saya fokus pada kebahagiaan dan kesehatan mental saya. Ketika saya siap untuk menjadi yang terburuk dalam sebuah cerita, saya juga berani untuk berkata tidak dan mengusir orang yang tidak membawa kebaikan ke dalam hidup saya. Ini mengajarkan pentingnya menjaga ruang pribadi dan tidak membiarkan orang yang merugikan kembali lagi. Saya juga menyadari bahwa sikap ini bukan berarti kita harus menjadi kasar atau tidak peduli, melainkan lebih kepada memprioritaskan kesejahteraan diri dengan tegas dan bijaksana. Melalui pengalaman pribadi, saya menemukan cara untuk tetap empati namun tidak terjebak dengan situasi atau orang yang merugikan. Bagi siapa saja yang membaca dan merasa kesulitan dengan hubungan toxic atau lingkungan yang kurang mendukung, saya sarankan mencoba prinsip ini. Siap menjadi yang terburuk dalam cerita orang lain dan setelah itu tidak membiarkan mereka kembali ke hidupmu, bisa menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih tenang dan penuh kendali. Ini adalah cara saya menjaga keseimbangan serta kebahagiaan dalam perjalanan hidup.
