Ini adalah salah satu seafood favoriteku, saya sukanya masak kuah hitam.
2024/11/8 Diedit ke
... Baca selengkapnyaKarena aku lumayan sering masak cumi segar, terutama jadi kuah hitam, aku mau share sedikit lebih detail dari cara milih sampai masaknya biar hasilnya maksimal.
Pertama soal memilih cumi segar. Di pasar, aku biasanya cari cumi yang kulitnya masih mengilap dengan bintik-bintik gelap yang jelas, bukan pucat atau kusam. Dagingnya harus terasa kenyal kalau ditekan, bukan lembek atau berbau menyengat. Mata cumi juga penting, pilih yang masih bening dan menonjol, bukan yang sudah keruh. Kalau dipegang, badannya terasa agak kaku, tandanya masih fresh. Cumi yang terlalu lembek biasanya sudah tidak segar lagi.
Begitu sampai rumah, aku langsung bersihin cuminya. Biasanya aku pakai gunting dapur untuk memudahkan, mirip seperti di foto: cumi diletakkan di wadah, lalu bagian kepala dan isi perutnya dipisah. Tinta hitamnya jangan dibuang kalau mau masak kuah hitam, tinggal ambil kantung tintanya pelan-pelan supaya tidak pecah sembarangan. Lalu kupas kulit luar cumi kalau ingin tampilan lebih putih bersih, tapi ini opsional, kadang aku juga biarkan kulitnya karena katanya rasa jadi lebih kuat.
Setelah itu, cumi aku cuci cepat di air mengalir. Jangan direndam terlalu lama supaya rasa manis natural dari cumi segar tidak hilang. Biasanya aku potong bulat-bulat atau bentuk ring supaya cepat matang dan bumbunya meresap. Kalau ukurannya besar, bisa juga dipotong memanjang seperti stick.
Untuk kuah hitam, aku pakai bumbu dasar sederhana: bawang merah, bawang putih, cabai, sedikit jahe atau lengkuas kalau suka, tumis sampai wangi. Setelah bumbu matang, baru masukkan cumi dan kantung tinta yang sudah dipisahkan tadi. Tambahkan air sedikit saja karena cumi akan mengeluarkan air sendiri. Bumbui dengan garam, gula, dan merica, kadang aku tambahkan sedikit kecap manis untuk rasa lebih dalam.
Satu trik penting: jangan masak cumi terlalu lama. Kalau kelamaan di atas api, cumi bisa alot dan keras. Biasanya setelah cumi berubah warna dan kuah hitam sudah mendidih, aku kecilkan api dan masak sebentar saja, sekitar 5–7 menit. Hasilnya daging cumi tetap empuk dan kuah hitamnya gurih pekat.
Cumi segar kuah hitam ini enak banget dimakan hangat-hangat dengan nasi putih. Kadang aku tambahkan irisan tomat atau cabai hijau besar supaya ada sensasi segar. Kalau lagi ingin versi lebih pedas, tinggal tambahkan lebih banyak cabai rawit di bumbunya. Menurutku, kunci utamanya tetap di kualitas cumi yang segar dan cara masaknya yang jangan berlebihan.