Please Normalisasiin Hal Ini ‼️
Menurut kamu, hal apa lagi yang harus dinormalisasikan di dunia kerja? #WorkLife #WorkTips #CorporateLife #BelajarLebihMudah
Jujur, makin ke sini aku merasa kata "normalisasiin" ini relevan banget sama dunia kerja kita. Banyak hal yang sebenarnya wajar, tapi masih sering dianggap aneh atau bahkan salah. Padahal kalau dipikir-pikir, ini soal hak dan kesehatan mental kita sendiri. Contohnya soal pulang kerja on time. Dulu aku sering merasa bersalah kalau jam kantor selesai terus langsung beresin meja dan pulang. Takut dikira nggak loyal, padahal kerjaan sudah kelar. Lama-lama aku sadar, on time itu bukan berarti males, tapi justru nunjukin kita disiplin sama jam kerja dan punya batas yang sehat antara kerja dan kehidupan pribadi. Nolak ajakan nongkrong sepulang kerja juga perlu dinormalisasi. Ada fase di mana aku tiap diajak nongkrong habis kerja pasti ikut, walau badan udah capek. Akhirnya malah gampang cranky dan burn out. Sekarang aku lebih berani bilang, "Sorry ya, hari ini aku mau langsung pulang, butuh me time di rumah." Ternyata, orang yang sehat mentalnya justru tau kapan harus istirahat. Soal offering letter di bawah UMR, ini juga penting. Dulu aku pernah hampir terima tawaran cuma karena takut nggak dapat kerjaan lain, padahal gajinya di bawah standar. Setelah cari info soal UMR dan hak karyawan, aku akhirnya berani nolak. Memang rasanya deg-degan, tapi itu salah satu cara kita menghargai diri sendiri dan usaha kita selama belajar dan bekerja. Resign karena burn out juga seharusnya nggak lagi dianggap drama. Aku pernah di posisi kerja yang bikin tiap hari cemas, nggak bisa tidur, dan ngerasa nggak berkembang. Pada akhirnya aku pilih resign, bukan karena manja, tapi karena udah nggak ada ruang buat tumbuh dan kesehatan mentalku taruhannya. Kadang keputusan terbaik bukan bertahan, tapi pindah ke lingkungan yang lebih sehat. Yang nggak kalah penting: kerja efektif itu bukan berarti harus duduk di depan laptop non-stop. Aku dulu suka bangga kalau lembur terus, padahal produktivitas malah turun. Sekarang aku lebih fokus ke hasil dan quality of work. Istirahat sebentar, stretching, jalan bentar ke pantry, itu justru bikin otak refresh dan kerja lebih efektif. Dan please, kerja sesuai jobdesc juga harus dinormalisasi. Multitasking berlebihan, ngerjain hal di luar peran utama terus-terusan tanpa kompensasi, itu bukan sesuatu yang harus dibanggakan. Sesekali membantu oke, tapi kalau sudah jadi kebiasaan dan beban, kita berhak ngomong dan negosiasi. Menurut aku, budaya kerja yang sehat dimulai dari hal-hal kecil yang kita berani normalisasi: jaga batasan, hormati jam kerja, sayang sama diri sendiri, dan sadar sama hak kita sebagai karyawan. Kamu sendiri, hal apa lagi yang menurut kamu harus kita "please normalisasiin" bareng-bareng di dunia kerja?









bn