... Baca selengkapnyaSebagai generasi muda, saya juga sering menghadapi pertanyaan seputar pernikahan yang terkadang terasa mendesak dari orang sekitar. Dari pengalaman pribadi dan obrolan dengan teman-teman seumuran, saya menyadari bahwa fokus Gen Z saat ini lebih bervariasi dan tidak melulu soal menikah di usia muda.
Misalnya, ada yang sangat fokus pada "gaji 2 digit" alias penghasilan yang stabil sebagai dasar kehidupan mandiri sebelum membangun keluarga. Ada pula yang mengutamakan "work life balance," yaitu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi agar tidak lelah dan stres. Ada juga yang menjelaskan bahwa mereka tengah mengejar karir atau ambisi lain seperti "ngejar deadline dari client" maupun membangun rumah minimalis.
Pendekatan ini menunjukkan kalau menurut Gen Z, kehidupan tidak bisa dipaksakan mengikuti norma sosial umum tanpa memperhatikan kondisi dan prioritas masing-masing individu. Mereka cenderung realistis, mengutamakan kualitas hidup, dan memikirkan masa depan secara matang sebelum memasuki babak baru dalam hidup.
Kalau saya sendiri, saya juga belajar pentingnya punya tujuan hidup yang jelas, entah itu dalam karir, pendidikan, atau personal development. Dengan begitu, ketika pertanyaan tentang menikah muncul lagi, saya bisa jawab dengan percaya diri dan penuh alasan yang masuk akal sesuai dengan kondisi saya saat itu.
Kalau kamu gimana? Jawaban apa yang biasa kamu berikan saat ditanya "Kok belum nikah? Apa sih yang dikejar?" Bagikan di kolom komentar supaya kita bisa saling mendukung dan memahami satu sama lain!