Hamil dadakan😬

Jujur ya, kehamilan kedua ini datang di luar rencana.

Nggak lagi program, nggak lagi dihitung-hitung.

Tiba-tiba aja… hamil.

Di satu sisi kaget.

Di sisi lain mikir,

ā€œLoh, aku masih kerja, masih lanjut S2,

di rumah masih ada toddler 22 bulan

yang tiap hari maunya ditemani terus.ā€

Capek? Iya.

Siap 100%? Belum.

Karena rasanya energi, waktu, dan mental masih kebagi ke mana-mana.

Tapi pelan-pelan aku belajar nerima.

Karena walaupun kehamilan ini nggak direncanain,

bukan berarti nggak disyukuri šŸ¤

Mungkin aku belum siap menurut versiku,

tapi Allah tetap percaya.

Dan itu aja sudah cukup bikin hati lebih tenang.

Sekarang aku jalanin satu-satu.

Sambil belajar jadi ibu yang cukup,

bukan sempurna.

Ada yang pernah ngalamin hal serupa?

Hidup lagi rame, tapi Allah kasih kejutan manis?

šŸ‘‡ Cerita di kolom komentar ya

šŸ¤ Save kalau ceritanya relate

šŸ” Share ke ibu lain yang mungkin lagi butuh teman cerita

#kehamilan #ceritaku #hamil #Lemon8 #lemon8irt

1/11 Diedit ke

... Baca selengkapnyaKehamilan yang datang tanpa perencanaan memang seringkali membawa perasaan campur aduk seperti kaget, bingung, dan bahkan khawatir akan kesiapan diri menghadapi perubahan baru. Saya sendiri pernah mengalami kondisi serupa, dimana kehamilan tiba-tiba datang di tengah banyak tanggung jawab, dari menyelesaikan studi hingga merawat anak kecil sehari-hari. Pengalaman ini mengajarkan saya banyak hal penting tentang bagaimana menerima keadaan dengan lapang dada dan syukur. Menerima kehamilan 'datang gak direncanain tapi tetap disyukuri' bukan berarti mengabaikan tantangan, melainkan lebih kepada kesiapan mental untuk menjalani proses dengan penuh pengertian terhadap diri sendiri. Energi yang terbagi alias multitasking memang melelahkan, tapi dengan membuat prioritas dan meminta dukungan dari keluarga, saya mulai bisa menjalani hari demi hari dengan lebih ringan. Selain itu, saya belajar pentingnya mengubah mindset dari harus menjadi ibu sempurna menjadi ibu yang 'cukup'. Ini sangat membantu mengurangi tekanan mental yang seringkali muncul. Fokus pada hal-hal yang paling dibutuhkan oleh anak dan diri sendiri membantu saya merasa lebih tenang dan bahagia. Jangan lupa juga, komunikasi dengan pasangan dan orang terdekat sangat krusial untuk membagi beban dan rasa. Bagi teman-teman yang mengalami hal serupa, saya sangat menyarankan untuk selalu mendengarkan kebutuhan hati dan tubuh, jangan memaksakan diri secara berlebihan. Juga, jangan ragu untuk berbagi cerita, karena berbagi pengalaman dengan sesama ibu yang juga menghadapi kehamilan dadakan dapat memberikan support dan inspirasi. Akhirnya, berjalan perlahan dan penuh rasa syukur sambil belajar bersama buah hati adalah kunci ketenangan dalam menjalani kehamilan ini. Setiap kehamilan adalah anugerah, meskipun kadang hadir dengan kejutan manis yang tak terduga.

Cari Ā·
susu ibu hamil yang trimester 1

16 komentar

Gambar Puri Retno munt
Puri Retno munt

kalo engga KB apapun ya emg itu resikonya si karena tiap HB itu pasti berpotensi Hamil tanpa pengaman aatau KB apapun

Lihat lainnya(10)
Gambar Wiwie_Astien
Wiwie_Astien

aku jg hamil kedua ngga disangka² kak.. udh nunggu 4th alhamdulillah tiba-tiba dikasih ama Allah. 🄰🄰

Lihat lainnya(3)