diam lebih baik 😐
Menghadapi masa-masa sulit dalam membangun kembali kepercayaan bukanlah hal yang mudah. Saya mengerti perasaan ragu dan takut yang terus menghantui, terutama ketika hati sering bertanya, "benarkah kali ini aman?". Dalam pengalaman saya, diam bukan berarti menyerah, melainkan sebuah cara untuk memberi waktu pada diri sendiri menyembuhkan luka. Setiap orang memiliki cara unik dalam proses pemulihan. Ada kalanya kita perlu menjauh dari keramaian untuk mendengar suara hati sendiri. Selama masa-masa ini, saya mulai belajar menghargai keberhasilan kecil seperti mampu mempercayai seseorang sedikit demi sedikit dan menerima bahwa trauma membutuhkan waktu. Sangat penting juga untuk menemukan orang-orang yang bisa dipercaya untuk berbagi perasaan dan mendukung perjalanan penyembuhan. Dengan demikian, proses membangun kembali kepercayaan tidak terjadi dalam kehampaan, melainkan dipenuhi oleh kehadiran dan dukungan. Jika kamu sedang mengalami hal serupa, jangan takut untuk memberi ruang bagi diri sendiri untuk diam dan merenung. Gunakan waktu itu untuk menata hati agar kelak mampu membuka diri dan merasa aman lagi. Ingatlah, membangun ulang kepercayaan di atas trauma adalah proses yang penuh kesabaran dan keikhlasan.











































