orem orem tempe+telur puyuh
Resep Orem-orem Tempe Khas Malang
Bahan:
- 1 papan tempe, iris kotak tipis
- 1/2 telur puyuh
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 3 siung bawang merah, haluskan
- 1 sdt ketumbar bubuk
- 1/2 sdt kunyit bubuk
- 1/2 sdt jahe bubuk
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt gula pasir
- 100 ml santan
- 200 ml air
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai, memarkan
- Minyak goreng secukupnya
Bahan tambahan:
- 1/4 bagian kelapa parut, sangrai
- 2 cabai rawit, iris (opsional)
Cara membuat:
1. rebus tempe matang, sisihkan.lalu rebus telur puyuh matang kupas kulitnya,sisihkan.
2. Tumis bawang putih, bawang merah, ketumbar, kunyit, jahe hingga harum.
3. Masukkan air, santan, garam, gula, daun salam, dan serai. Masak hingga mendidih.
4. Masukkan tempe,telur masak hingga bumbu meresap.
5. Taburi kelapa sangrai dan cabai rawit iris jika suka.
6. Angkat, sajikan orem-orem tempe dengan nasi hangat.
Tips:
- Sesuaikan tingkat kekentalan kuah dengan menambah atau mengurangi air.
- Bisa ditambahkan daging atau udang untuk variasi.
Selamat mencoba!
Aku tuh awalnya cuma kenal orek tempe biasa, yang kering manis gitu. Tapi setelah coba orem-orem tempe khas Malang, ternyata enak banget karena modelnya berkuah santan, gurih, dan cocok banget dimakan pakai nasi hangat. Versi yang sering kubuat di rumah ini pakai tempe dan telur puyuh, kadang juga kutambah tahu supaya mirip orem-orem tahu tempe yang sering dijual di warung. Kalau mau bikin orem tempe yang rasanya lebih nendang, kuncinya di bumbu halus dan proses menumis. Aku biasanya tambahin sedikit lengkuas geprek dan daun jeruk supaya aromanya lebih segar. Ketumbarnya jangan pelit, karena itu yang bikin rasa kuahnya khas. Kalau suka pedas, cabai rawit bisa ikut dihaluskan, jadi kuahnya nggak cuma gurih tapi juga ada sensasi pedas hangat. Buat yang ingin versi orem-orem tahu tempe telur, caranya simpel banget. Tahu dipotong kotak, goreng sebentar saja biar nggak hancur waktu dimasak, lalu masukkan bareng tempe dan telur ke dalam kuah. Tekstur lembut tahu ketemu tempe yang lebih padat dan telur puyuh yang kenyal itu enak banget, terutama kalau kuahnya agak kental. Untuk lauk pendamping, orem-orem ini fleksibel. Kadang aku sajikan dengan lontong seperti di Malang, tapi paling sering sih pakai nasi putih biasa. Di atasnya aku kasih taburan bawang goreng, irisan cabai merah, dan kadang sedikit kelapa parut sangrai biar ada tekstur kriuknya. Di foto semangkuk orem-orem tempe biasanya kelihatan cantik: kuah kuning, potongan tempe, telur puyuh, plus cabai merah dan bawang goreng. Kalau mau meal prep, orem tempe ini juga bisa jadi ide. Simpan kuah dan isiannya di wadah tertutup di kulkas, hangatkan lagi saat mau makan. Santannya jangan terlalu kental kalau mau disimpan agak lama. Buat kamu yang lagi cari variasi dari orek tempe telur puyuh yang kering, versi orem-orem berkuah santan ini bisa banget dicoba sebagai menu rumahan harian yang sederhana tapi berasa masakan warung khas Malang.
