AIR PDAM
🕌 HUKUM BERSUCI DENGAN AIR YANG MENGANDUNG KLORIN
Oleh : Ki Sabdo Langit
1. Pendahuluan
Air adalah sarana utama bersuci dalam Islam. Namun, muncul pertanyaan modern: apakah air yang telah dicampur klorin (seperti air PDAM atau kolam renang) tetap suci dan mensucikan?
2. Dalil-dalil Tentang Kesucian Air
a. Al-Qur’an
قوله تعالى:
﴿وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا﴾
“Dan Kami turunkan dari langit air yang suci lagi mensucikan.”
(QS. Al-Furqān: 48)
📚 Marāji‘:
-Tafsīr al-Qurthubi, Juz 13, hlm. 83, cet. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, Beirut, 2006.
-Tafsīr Ibn Kathīr, Juz 6, hlm. 112, cet. Dar Ṭayyibah, Riyadh, 1420 H.
Penjelasan:
Para mufassir menjelaskan bahwa semua air yang berasal dari langit atau bumi adalah ṭhahur (suci dan mensucikan) selama tidak berubah sifat asalnya (warna, bau, rasa).
b. Hadits Nabi ﷺ
النَّص:
«إِنَّ المَاءَ طَهُورٌ لاَ يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ، إِلاَّ مَا غَلَبَ عَلَى طَعْمِهِ، أَوْ لَوْنِهِ، أَوْ رِيحِهِ»
(Sesungguhnya air itu suci lagi mensucikan; tidak menjadi najis karena sesuatu, kecuali bila berubah rasa, warna, atau baunya).
📚 Marāji‘:
-Sunan Ibn Mājah, no. 521, Juz 1, hlm. 169, cet. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, Beirut, 1998.
-Musnad Ahmad, no. 970, Juz 2, hlm. 234, cet. Mu’assasah ar-Risālah, 1421 H.
-As-Sunan al-Kubrā lil-Bayhaqī, Juz 1, hlm. 257, cet. Maktabah Dār al-Bāz, Makkah, 1994.
-Irwā’ al-Ghalīl, Al-Albani, no. 14, Juz 1, hlm. 33, cet. Al-Maktab al-Islami, Beirut, 1985.
✅ Derajat Hadits: Hasan li ghairihi (dihasankan oleh Al-Albani dan Al-Bushairi).
c. Kaidah Fiqih
الأصل في الماء الطَّهُور حتى يتغير أحد أوصافه
“Hukum asal air adalah suci mensucikan,
hingga berubah salah satu sifatnya.”
📚 Marāji‘:
-Al-Majmū‘, Imam An-Nawawi, Juz 1, hlm. 83, cet. Dar al-Fikr, Beirut, 2000.
-Al-Mughni, Ibn Qudāmah, Juz 1, hlm. 29, cet. Dar ‘Ālam al-Kutub, Riyadh, 1997.
3. Pandangan Ulama Tentang Air yang Bercampur Klorin
-Mazhab Syafi‘i:
Jika perubahan rasa, warna, atau bau tidak dominan, maka air tetap suci dan mensucikan.
📚 Al-Majmū‘, Juz 1, hlm. 103.
-Mazhab Hanbali:
Air tetap suci selama tidak berubah secara jelas oleh benda suci atau najis.
📚 Al-Mughni, Juz 1, hlm. 35.
-Mazhab Maliki & Hanafi:
Sepakat bahwa air yang berubah karena benda suci (seperti daun, tanah, klorin) tetap ṭahūr.
📚 Al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuh, Wahbah az-Zuhaili, Juz 1, hlm. 269, cet. Dar al-Fikr, 1985.
4. Kesimpulan Hukum
🔹 Air yang mengandung klorin (seperti air PDAM atau kolam renang) hukumnya tetap suci dan mensucikan, karena:
Klorin adalah zat suci, bukan najis.
Perubahannya hanya sedikit dan tidak menghilangkan sifat asli air.
Didukung kaidah fiqih dan hadits shahih di atas.
📖 Fatwa Majma‘ al-Fiqh al-Islami (no. 2, tahun 1988):
“Air yang dicampur bahan kimia seperti klorin untuk kebersihan tetap dianggap suci selama tidak berubah secara dominan.”
5. Kesimpulan Akhir
✅ Air klorin boleh digunakan untuk wudhu dan mandi janabah.
❌ Tidak boleh digunakan bila sifat air telah berubah total sehingga tidak lagi disebut air murni.
-Saudaraku seiman boleh bertanya atau diskusi seputar materi kajian/lainnya
-Kajian di atas boleh dibantah, dikritisi jika ada syad (penjelasan yang aneh/meragukan).
#ksl _kajianfiqh
#ksl _fiqhkontemporer



















