Check-in yourself ✨
Halo hai lemonade 🍋
Udah menjelang akhir tahun nii, gimana tahu ini overall?
Mau sedikit cerita, Alhamdulillah Masih diberikan waktu sampai detik ini untuk hidup,,tahun 2026 seperti tahun sebelumnya tapi bedanya tahun ini adalah akhir dari profesi ners yg telah ditempuh setelah S1 jadii ibaratnya baru keluar cangkang setelah 5 tahun total pendidikan. waah kerasa banget sih. Tapi kenapa ya semakin kita belajar dan ikut pelatihan, magang rasanya semakin bodoh kaya kurang bangeet. Nah setelah lulus banyak waktu luang yang bisa dihabiskan untuk diri sendiri, menanyakan apa yang sebenernya diinginkan dari diri ini, refleksi, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, dan mencoba berdamai dengan diri sendiri.
Ini adalah salah satu bentuk usahaku untuk mengenal diri sendiri yaitu dengan membuat tamplate journal sendiri. Hal tersebut tidak laiin dengan tujuan untuk lebih aware sama diri sendiri. Berbagai pikiran negatif seringkali hal tersebut mengganggu aktivitas, jadi malas berinteraksi sama orang lain, kurang minat dalam mengembangkan skill akibat demotivasi ya karna kita ngga sadar dengan kondisi diri. Sehingga jadi menghambat pertumbuhan dan perkembangan potensi diri.
Ngga ada salaahnya untuk berhenti sejenak, melihat ke dalam diri, menuliskan apa yang terasa, dan belajar berdamai dengan hati sendiri. Kadang, diam sebentar justru adalah cara kita untuk kembali pulih.
#Lemon8 #JournalWithMe #PerasaanKu #selfdevelopment #BahasMental
Mengapa check-in dengan diri sendiri penting? Di tengah kesibukan dan tuntutan hidup, sering kali kita lupa menyapa dan merawat kondisi batin kita. Proses "check-in" pada diri adalah cara untuk menenangkan pikiran dan memberi ruang bagi emosi yang mungkin terpendam. Latihan ini tidak melulu soal menjadi produktif, melainkan tentang hadir sepenuhnya dalam apa yang kita rasakan tanpa penilaian. Dalam praktik self-healing, membuat jurnal adalah salah satu metode efektif untuk mengenali dan mengelola berbagai perasaan yang muncul. Berdasarkan tips dari Geatte Cheek, ruang jurnal menjadi tempat "no judgement, just softness" di mana kamu bebas menuangkan segala perasaan dengan lembut dan jujur. Dengan menulis secara rutin, kamu bisa mengidentifikasi pola pikiran negatif, seperti perasaan lelah yang tidak terjelaskan, overthinking, hingga sulit menikmati waktu istirahat. Salah satu worksheet yang berguna adalah menganalisa sejauh mana kamu merasakan kelelahan emosional dengan pernyataan yang sering muncul, misal merasa bersalah saat tidak produktif atau sulit menjauh dari keramaian. Kesadaran ini menjadi langkah awal menuju pemulihan. Kemudian, latihan grounding 5-4-3-2-1 bisa dilakukan untuk mengatasi pikiran yang berisik dan rumit. Fokus pada hal-hal di sekitar kita seperti objek yang terlihat, suara, atau sentuhan, sekaligus mengucapkan afirmasi sederhana seperti "Sekarang, aku cukup." Ini membantu menenangkan sistem saraf dan membawa kesadaran pada momen sekarang. Selanjutnya, menyapa diri sendiri melalui self talk sehat dapat memperkuat hubungan emosional dan rasa empati terhadap diri sendiri. Kalimat-kalimat afirmasi seperti "Aku tahu kamu capek, tapi kamu tidak gagal" membantu mengurangi rasa kecewa dan memberi ruang untuk menerima proses pemulihan dengan lapang dada. Menciptakan ruang aman pribadi juga krusial, misalnya dengan membatasi interaksi yang menguras energi, mengizinkan diri istirahat tanpa rasa bersalah, dan berbicara pada diri sendiri secara lembut. Teknik memaafkan diri sendiri atas kesalahan masa lalu menjadi cara penting agar kamu bisa bergerak maju tanpa beban. Akhirnya, refleksi mingguan lewat jurnal mini membantu mencatat hal-hal yang disyukuri, pencapaian kecil, serta hal yang dapat diperbaiki. Dengan begini, kamu lebih mudah menyusun fokus dan tujuan dalam minggu ke depan dengan perspektif yang lebih positif dan realistis. Melalui langkah-langkah tersebut, check-in dengan diri sendiri bukan lagi sekadar aktivitas sesaat, melainkan menjadi pondasi pemeliharaan kesehatan mental yang berkelanjutan. Jadi, jangan ragu luangkan waktu untuk menulis dan mendengarkan apa yang hati dan pikiranmu butuhkan hari ini.





