Challenge Ibadah IRT anak Dua ☺️

Seperti yang kita tahu bahwa iman itu ada masanya naik turun, sangat wajar tapi gak boleh dibiarkan. Yang aku alami sekarang mungkin salah satunya karena lalai ibadah sehingga iman turun 🥲 tandanya apa

1. Merasa capek padahal gak ngapa-ngapain

2. Males atau mageran

3. Merasa kurang baik di ekonomi dan relationship

4. Produktivitas terjun bebas sampai bablas (termasuk ngonten di lemon8)

Karena aku gamau gini gini aja aku coba bangkit perlahan, dengan cara cari motivasi dari situ aku kepikiran aku pengen challenge ibadah (oiya bukan maksud aku riya, aku cerita biar bisa dapet saran atau dukungan kakak kakak lemon8 huhu).

Lanjuut iya jadi aku bikin challenge ibadah kaya diatas, doain ya supaya lancar yang terpenting istiqomah, saran lain dari kakak kakakku aku tunggu ya 🥰🥰

#KeseharianKu #IRTAwards #RumahKu #JujurAja #YayOrNay

2025/10/9 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai IRT dengan dua anak, jujur aku ngerasa banget kalau menjaga iman itu PR besar. Kegiatan rumah nggak ada habisnya, ngurus anak, suami, masak, beberes, kadang sampai lupa diri sendiri, apalagi ibadah. Padahal, makin jauh dari ibadah, mood makin gampang turun, badan berasa capek terus, dan akhirnya produktivitas ikutan anjlok. Makanya aku mulai pelan-pelan bikin "challenge ibadah ala IRT anak 2" versi diri sendiri. Nggak yang muluk-muluk, tapi realistis sama kondisi rumah. Aku tulis di buku kecil semacam planner, judulnya Daily Routine dan target utamanya: "Beribadah lebih baik". Dari situ aku pecah lagi jadi poin-poin kecil biar nggak bikin stres. Beberapa yang aku coba: - Fokus dulu ke sholat tepat waktu. Biasanya aku suka nunda, sekarang kalau adzan langsung berusaha berhenti sebentar dari kerjaan rumah. Kadang masih ke-skip, tapi aku catat jujur di planner. - Tambah 1–2 ibadah sunnah yang paling mungkin dilakukan. Misalnya sholat Dhuha saat anak lagi tidur atau anteng nonton, dan dzikir pagi-sore sambil nemenin anak main. - Tadarus walau cuma 1 halaman sehari. Dulu kepikir harus banyak, ujung-ujungnya nggak jalan. Sekarang sedikit tapi rutin. Aku juga belajar banget dari kalimat, "Allah tidak membebani seorang melainkan sesuai dengan kemampuannya". Ini bikin aku lebih sayang sama diri sendiri. Ibadah itu bukan buat lomba sama orang lain, tapi bentuk syukur dan cara ngerawat hati. Jadi selain ibadah, aku juga challenge diri untuk: - Lebih bersyukur atas hal kecil, kayak anak sehat, rumah berantakan tapi artinya rumah hidup. - Berhenti bandingin diri sama IRT lain di media sosial. - Pelan-pelan upgrade skill, entah itu masak, ngatur keuangan, atau belajar hal baru yang bikin diri merasa berguna. Kalau lagi drop banget, aku biasanya tulis perasaan di buku, terus tutup dengan doa singkat. Rasanya lebih lega. Kadang aku juga pasang reminder di HP buat ngingetin sholat atau dzikir, soalnya kalau ngandelin ingatan aja sering ke-distract sama urusan rumah. Buat yang posisinya sama kayak aku, iman naik turun itu wajar. Tapi kita bisa pilih buat nggak diem di situ aja. Mulai dari satu kebiasaan baik dulu, konsistenin, baru tambah pelan-pelan. Nggak perlu sempurna, yang penting terus gerak dan jaga hubungan sama Allah di tengah riweuhnya jadi IRT anak dua.

21 komentar

Gambar 𝓝𝓪𝓷𝓪𝓼 ✨
𝓝𝓪𝓷𝓪𝓼 ✨

duhh berasa lagi diingetin 🥺 bismillah yaaa

Lihat lainnya(1)
Gambar Alvi Suryani
Alvi Suryani

kurang lebih sama🤩semangat charge hati yaa kak❤️

Lihat lainnya(1)

Lihat komentar lainnya