Baru-baru ini tim produksi 'Yumi's Cells 3' merilis video behind the scene episode 7 dan 8 yang menampilkan proses syuting banyak adegan, di antaranya adegan ciuman Yumi dan Soonrok.
Knetz pun mengaku berdebar melihat proses syuting adegan tersebut karena Kim Jae Won yang memerankan karakter Shin Soonrok dinilai gentle dan sangat cocok dengan peran pria yang lebih muda (brondong) bagi Yumi.
Berikut komentar Knetz:
1. (Tersenyum).....🤭
2. 1.000 poin untuknya!
3. (Nuna) Hwak o-ne~ (Dia datang seketika.....) Dia datang seketika..... Dia datang seketika.....
4. Pria yang lebih muda (berondong), mansae
5. Jadi solusinya adalah berondong
6. 10.000 poin
7. Dia benar-benar mengangkatnya dengan mudah sekaliㅋㅋ Karena fisik pemeran utama prianya sangat bagus, ini membuat jantung berdebar-debar
8. ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ.
9. Aktor yang memerankan Soonrook memiliki suara yang luar biasa.
10. Tolong beri aku juga Munjjaknam (pria yang setinggi pintu) dan lebih muda
Gimana tanggapanmu?
Sc. Pannchoa
Kalau ngomongin adegan romantis, khususnya di drama Korea, menurutku yang bikin berkesan itu bukan cuma soal “ciumannya”, tapi gimana proses di balik layar dan chemistry pemainnya. Di Yumi’s Cells 3, video behind the scene adegan ciuman Kim Go Eun dan Kim Jae Won ini kelihatan banget kenapa Knetz sampai bilang jantung mereka berdebar. Yang pertama kelihatan jelas: Kim Jae Won sangat gentle. Di behind the scene, dia bukan cuma sekadar menjalankan adegan, tapi juga perhatian sama lawan mainnya. Cara dia mengangkat Kim Go Eun dengan mudah, sampai Knetz komentar kalau tubuhnya kelihatan kuat dan fisiknya bagus, bikin adegan romantis itu terasa natural, bukan kaku. Dari vibe-nya, dia tipe aktor yang tahu gimana bikin lawan main merasa nyaman dulu, baru bangun mood romantis. Buat yang penasaran, istilah kayak “Munjjaknam (pria yang setinggi pintu)” dan “berondong” itu juga bikin diskusi netizen makin seru. Banyak yang bilang, ternyata solusi hubungan romantis Yumi adalah pria yang lebih muda. Ini relate banget sama tren drama belakangan, di mana karakter nuna dipasangkan dengan dongsaeng yang perhatian, tinggi, dan lembut. Jadi, adegan romantis mereka kerasa bukan cuma manis, tapi juga fresh. Dari video BTS itu juga kelihatan gimana mereka menyusun mood: ada momen Kim Jae Won merapikan rambut Kim Go Eun, lalu mereka latihan blocking supaya timing adegan ciumannya pas. Buat aku pribadi, adegan romantis yang dieksekusi rapi seperti ini justru lebih bikin baper dibanding yang terlalu berlebihan. Kesan "유지, 무드 유죄" alias mood-nya bersalah karena terlalu bagus itu kerasa banget. Kalau kamu tipe yang suka analisis detail, bisa perhatiin juga bagaimana sutradara mengarahkan mereka. Dari cara kamera diatur, ekspresi sebelum dan sesudah ciuman, sampai tawa kecil mereka setelah cut, semuanya bikin kita sadar kalau adegan yang kelihatan beberapa detik di layar itu sebenarnya hasil kerja tim yang panjang. Itu juga yang bikin banyak penonton cari lagi klip BTS-nya tiap habis nonton episode. Sebagai penonton, aku jadi makin paham kenapa Knetz banyak kasih komentar positif dan poin tinggi untuk Kim Jae Won. Suaranya yang dalam, visual tinggi ala Munjjaknam, ditambah sikap lembut di lokasi syuting, bikin adegan romantis di Yumi’s Cells 3 terasa lebih hidup. Kalau kamu lagi cari referensi adegan romantis K‑drama yang bikin deg-degan tapi tetap kelihatan profesional dan manis, BTS Yumi’s Cells 3 ini wajib banget kamu tonton.








































