Pada 17 Mei lalu, sebelum konser hari kedua tur dunia Arirang di Stadion Stanford dimulai, Suga BTS ternyata bangun jam 6 pagi untuk ikut serta dalam ajang lari santai berkostum, Bay to Breakers, dari Embarcadero menuju Ocean Beach di San Francisco.
Cerita di balik layar ini dibongkar oleh para member saat melakukan siaran langsung di Weverse setelah konser.
Suga, yang belakangan ini memang sedang gencar berolahraga demi mewujudkan impian maratonnya, nekat menuntaskan balapan tersebut meskipun sebelumnya sudah diperingatkan oleh Jimin.
Alhasil, ia tetap tampil profesional menghibur 50.000 penggemar di atas panggung malam harinya, walaupun kakinya sempat terlihat pincang.
Lucunya, dalam live Weverse tersebut, para member malah meminta maaf kepada penggemar karena telah tidak sengaja membocorkan spoiler untuk konten vlog Suga yang akan datang.
Jin bahkan sempat menggoda Suga dengan menyebut sang rapper memang suka pamer.
Penggemar pun dibuat terhibur sekaligus takjub melihat kerja keras dan dedikasi luar biasa dari Suga.
Sc. X btsmemeories, btschartsxdaily
#Suga #Yoongi #BTS #Kpopchart #KC_BR
Sebagai penggemar BTS dan juga pecinta olahraga, saya sangat terinspirasi dengan perjuangan Suga ini. Bayangkan saja, meskipun harus tampil di depan puluhan ribu orang di konser, ia tetap bangun pagi-pagi sekali demi mengikuti acara lari kostum Bay to Breakers sejauh 12 km. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga menunjukkan betapa gigih dan berdedikasinya Suga terhadap impian maratonnya. Saya pernah mengikuti lomba lari santai juga, dan tahu betapa melelahkannya menjalani jarak tersebut. Kaki yang pincang tentu bukan hal mudah, tapi Suga tetap mampu tampil maksimal di panggung dan menghibur fans. Ini membuktikan mental dan fisik seorang idol Kpop yang luar biasa. Selain itu, momen saat para member BTS mengungkapkan cerita ini lewat live Weverse membuat saya merasa lebih dekat dengan mereka. Terkadang para bintang juga punya sisi humanis, seperti saling menggoda dan bercanda soal kebiasaan "pamer" Suga, yang meningkatkan kehangatan dalam hubungan antar member. Saya yakin banyak penggemar BTS yang merasa bangga sekaligus terhibur dengan cerita ini. Dedikasi tanpa batas seperti inilah yang membuat BTS tetap dicintai dan dihormati oleh jutaan orang di seluruh dunia. Melihat idol kesayangan bukan hanya jago di panggung tapi juga rajin berolahraga memberi motivasi bagi kita semua untuk lebih disiplin dan sehat. Melalui pengalaman ini, saya belajar bahwa kombinasi antara kerja keras, cinta pada passion, dan kekompakan tim sangat penting untuk mencapai sukses, baik di dunia hiburan maupun kehidupan sehari-hari.