ROMBONGAN DPR RI ARTELIA DAHLAN
Pengalaman melihat langsung situasi di tikungan Sitinjau Lauik memang membuat kita sadar betapa riskannya lokasi tersebut. Tikungan yang memiliki kemiringan sekitar 45 derajat dengan jurang curam di sisi kiri dan kanan sepanjang kira-kira satu meter tersebut kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas, terutama bagi kendaraan berat atau yang melaju dengan kecepatan tinggi. Ketika rombongan DPR RI yang dikawal oleh polisi berhenti di area tikungan ini untuk berfoto, hal ini tentu menarik perhatian warga dan pengguna jalan lain. Sebagai seseorang yang pernah melewati jalur ini, saya bisa merasakan ketegangan saat menghadapi kemiringan tajam yang harus dilalui dengan sangat hati-hati. Penghentian untuk berfoto di lokasi seperti ini bisa jadi berpotensi menambah risiko jika tidak diatur dengan baik. Namun di sisi lain, keberadaan rombongan resmi seperti DPR RI yang menyempatkan diri singgah menunjukan perhatian terhadap kondisi jalur ini, yang memang sudah menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat lokal karena seringnya kecelakaan terjadi di situ. Semoga setelah kunjungan ini, ada langkah nyata untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan di Sitinjau Lauik, bisa berupa pemasangan rambu peringatan yang lebih jelas, penataan ulang tikungan, atau penyediaan fasilitas penunjang keselamatan lainnya. Mengabadikan momen di tempat yang rawan kecelakaan seperti ini memberi pesan penting bagi kita semua: keselamatan di jalan harus menjadi prioritas utama, dan kesadaran akan bahaya di lokasi kritis perlu terus disebarluaskan agar pengguna jalan bisa lebih waspada. Semoga kisah ini dapat mendorong langkah konkret untuk membuat perjalanan khususnya di Kabupaten Solok dan sekitar Sitinjau Lauik semakin aman dan nyaman bagi semua pengendara.































