Berbaik Sangka.

Hidup selalu memberi pilihan, bahkan dalam bersikap pun kadang kita dihadapkan dalam sebuah pilihan berat. Seperti halnya sampah struk belanja ini, kita punya pilihan akan kemana kah perginya sampah ini. Apakah benar2 perlu dibuang atau dapat dimanfaatkan? Belajar dari teman-teman junk journal, kali ini aku memanfaatkan sebagian struk belanja ini menjadi bagian dari jurnalku.

.

Menyusun kalimat dari artikel yang sudah ada ternyata menyenangkan, seperti menyusun teka teki yang sesuai dengan isi kepala, curahan hati atau reminder untuk diri sendiri. 😊 #RamadhanGuide #PengalamanKu #JournalWithMe #foryourpage #junkjournalideas

3/11 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali menghadapi pilihan-pilihan kecil yang tampak sederhana namun memiliki dampak besar, salah satunya adalah bagaimana kita memperlakukan sampah seperti struk belanja. Alih-alih langsung membuangnya, saya mulai mencoba mengubah perspektif terhadap benda kecil tersebut dengan menjadikannya bagian dari junk journal saya. Junk journal sendiri adalah bentuk seni jurnal yang memanfaatkan berbagai bahan bekas atau sisa, termasuk kertas, majalah, kartu, hingga struk belanja, untuk membuat jurnal yang personal dan penuh cerita. Proses ini tidak hanya mengurangi sampah yang terbuang sia-sia tetapi juga memberi ruang bagi kreativitas dan refleksi diri. Saat memilih untuk menyisipkan struk belanja ke dalam jurnal, saya merasa seperti memberi makna tambahan pada benda sehari-hari yang sering terabaikan. Tulisan, tanggal pembelian, dan bahkan angka-angka pada struk menjadi pengingat akan momen dan keputusan yang telah saya buat. Ini seperti membingkai memori kecil dalam sebuah karya yang hidup dan personal. Berbaik sangka menjadi nilai yang saya pegang erat dalam proses ini. Sama seperti kalimat positif dalam jurnal yang berfungsi sebagai pengingat diri untuk tetap optimis dan bersyukur, memanfaatkan struk juga mengajarkan bahwa sesuatu yang tampak tidak berguna bisa berubah menjadi sesuatu yang bermakna. Ini mencerminkan pilihan kita dalam hidup, apakah kita melihat sampah sebagai masalah atau sebagai peluang. Selain itu, kegiatan ini juga membuka kesempatan untuk berbagi pengalaman dengan komunitas jurnal lainnya. Kita bisa bertukar ide tentang teknik dekorasi, tulisan motivasi, atau cara-cara kreatif lain dalam menggunakan bahan-bahan daur ulang. Dengan begitu, aktivitas ini tidak hanya meningkatkan kesadaran akan lingkungan tetapi juga memperkaya jiwa dengan kreativitas. Bagi mereka yang ingin memulai, mulailah dengan memilih beberapa struk belanja yang menarik atau bermakna bagi Anda. Gunakan lem, gunting, dan alat tulis warna-warni untuk menempatkan struk tersebut dalam halaman jurnal. Jangan ragu untuk menambahkan catatan personal, gambar, atau kutipan yang menguatkan pesan positif dan berbaik sangka. Saya merasa kegiatan ini membantu saya lebih berhati-hati dalam mengamati hal-hal kecil di sekitar dan meningkatkan rasa syukur atas setiap pilihan yang saya buat, termasuk cara saya memperlakukan sampah. Mungkin, dengan memulai dari hal kecil seperti ini, kita bisa menanamkan kebiasaan positif yang berdampak besar, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.