#stitch with @Erika putri Sejak kapan Australia buka2 Loker cuci piring dari Indonesia???#fyp #awarness #foryou
Aku mau jelasin lebih pelan-pelan soal iklan "cuci piring lowongan kerja tanpa ijazah gaji besar" yang sering seliweran. Di video iklan biasanya ditulis: kerja cuci piring di Australia, gaji 30 sampai 45 juta per bulan, tidak ada batasan usia, tidak perlu bahasa Inggris, visa ditanggung, cuma kerja 8 jam sehari. Buat orang yang ekonominya menengah ke bawah, tawaran begini memang kelihatan sangat menjanjikan. Tapi di lapangan, realitanya beda banget. Pertama, untuk kerja legal di Australia, termasuk kerja cuci piring di restoran, rumah makan, atau pabrik, kamu tetap butuh visa kerja atau visa lain yang mengizinkan kerja (misalnya student visa). Prosesnya jelas, ada dokumen, ada syarat, dan tidak semudah hanya transfer uang ke agen. Kalau ada yang bilang "kamu cukup bayar segini, semua urusan visa ditanggung, kamu tinggal berangkat", di situ kamu sudah wajib curiga. Kedua, soal "loker cuci piring tanpa ijazah". Memang betul banyak kerjaan cuci piring di rumah makan atau kafe yang tidak terlalu peduli ijazah, baik di Indonesia maupun luar negeri. Tapi bukan berarti kamu bisa asal berangkat ke Australia tanpa skill, tanpa bahasa Inggris, tanpa dokumen, lalu langsung dapat gaji tinggi. Di sini, gaji memang kelihatan besar kalau dikonversi ke rupiah, tapi biaya hidup juga tinggi: sewa tempat tinggal, transport, makan, asuransi, dan lain-lain. Jadi jangan hanya lihat angka 30โ45 juta, tapi hitung juga biaya akomodasi dan hidup sehari-hari. Buat kamu yang lagi cari lowongan kerja cuci piring di rumah makan, entah itu cuci piring mie ayam, di pabrik, atau rumah makan terdekat, saranku: fokus dulu ke loker resmi yang jelas alamat dan kontaknya. Datang langsung ke rumah makan atau pabrik, tanya langsung ke HR atau pemilik. Kalau lewat online, pastikan itu platform terpercaya, baca review, dan jangan pernah transfer uang hanya untuk "biaya pendaftaran loker". Khusus untuk yang tergiur kerja cuci piring di Australia, coba cek dulu website resmi pemerintah Australia atau lembaga pendidikan di sini tentang jenis visa dan syarat kerja. Biasanya kalau kerja part-time di restoran atau rumah makan, orang datang dengan visa pelajar atau working holiday (untuk negara tertentu). Iklan yang bilang "tidak perlu bahasa Inggris, tidak perlu ijazah, visa ditanggung, pokoknya kamu tinggal berangkat" itu ciri-ciri klasik WASPADA LOKER TIPU-TIPU. Intinya, bukan berarti kerja cuci piring itu jelek โ justru banyak orang mulai karier dari situ. Tapi jangan sampai demi cari penghasilan, kamu malah jadi korban penipuan. Gunakan logika, cek informasi dari sumber resmi, dan tanyakan ke orang yang benar-benar sudah tinggal atau kerja di Australia, bukan hanya percaya video iklan yang banjir komentar di Indonesia.
Lihat komentar lainnya