Hari ini tepat 4 bulan yg lalu ,Tuhan memanggil Bril pulang ,anak amii 🕊️
Waktu berjalan ,tapi rindu tidak pernah benar-benar pergi,
Bril hidup dalam begitu banyak memory yg Tuhan titipkan bagi kami.
Rumah yg selalu berantakan karna mainan Bril di mana-mana ,ketawa kecilmu yg renyah memenuhi rumah,senyummu yang ganteng dan tulus ,serta kebahagian yg sederhana kini menjadi kenangan paling berharga.
Ada hari-hari ketika hati terasa begitu penuh oleh rindu ,sampai airmata jatuh tanpa di minta,
Kehilangan ini tidak ringan dan duka itu nyata
Namun di tengah haru dan peri yg amii dan apii rasakan ,
Kami memilih untuk taat dan tetap percaya kepada rencana indahnya Tuhan Yesus.
Sebab kami percaya ,Tuhan yg memberi Bril bagi kami ,dan Tuhan yg memanggil Bril pulang dgn kasih yg sama besarnya
KasihNya tak pernah salah,meskipun seringkali tak sepenuhnya amii dan apii mengerti.
Trima kasih untuk setiap detik bersama Bril yaaaa ,untuk cinta yang Bril ajarkan tanpa banyak kata sama amii dan apii.
Bril mungkin tidak lagi bisa amii dan apii peluk di dunia,
Tapi namamu,tawamu,senyummu,akan selalu hidup di hati kami
Sampai suatu hari dalam kekekalan,amii dan apii bertemu Bril kembali .
Seperti selembar kerta yg Bril kasih ke amii di mimpi yang isinya " amii ini bukan perpisahan"
Selamat bercanda sama temen-temen dan lari-larian di surga ya nak !! Salam sama Tuhan Yesus 🤍🕊️
YOU'LL BE IN OUR HEART FOREVER,BRILHYAN ANDREAS BAUREH ❤️
Menghadapi kehilangan seorang anak memang salah satu pengalaman paling berat dalam hidup. Dari pengalaman pribadi, proses berduka tidak pernah linear; ada saatnya kuat dan ada kalanya sangat rapuh. Namun, menjaga kenangan si kecil tetap hidup dalam hari-hari kita membantu hati tetap hangat. Dalam sehari-hari, saya menemukan bahwa menciptakan rutinitas baru yang melibatkan penghormatan terhadap kenangan anak bisa sangat membantu. Misalnya, menyimpan mainan atau benda-benda kecil yang berkesan di tempat khusus, atau menuliskan pesan dan kenangan di jurnal harian, memberi ruang bagi perasaan dan mentaati proses duka. Kisah tentang Bril yang meninggalkan jejak kebahagiaan sederhana dan keceriaan seperti tawa dan senyumannya mengingatkan kita bahwa cinta adalah warisan yang terus mengalir. Percaya bahwa Tuhan memberi dan memanggil kembali dengan kasih yang sama besar menambah kekuatan spiritual dalam perjalanan ini. Menggunakan momen doa atau meditasi untuk menguatkan iman dan memperoleh ketenangan juga sangat membantu mengatasi rasa rindu yang mendalam. Mendukung satu sama lain dalam keluarga, saling berbagi cerita Bril, dan merayakan hidupnya meskipun dalam kesedihan terasa sangat berarti. Saya percaya bahwa kenangan dan cinta tidak akan pernah hilang, bahkan ketika fisik sudah tiada. Seperti pesan yang disampaikan melalui mimpi Bril, bahwa ini bukan perpisahan, adalah pengingat abadi bahwa suatu hari kita akan bertemu kembali. Mari memaknai setiap detik bersama orang tercinta dan menerima semua perasaan dengan penuh kasih dan keyakinan.











