Makrame dari Benang Jahit - Keychain
Tujuan membuat keychain dari benang jahit adalah untuk menciptakan sendiri gantungan kunci yang simpel, unik, dan personal dengan bahan yang mudah didapat.
Alat dan bahan
1. Benang jahit (warna opsional)
2. Kait gantungan kunci
3. Gunting
Langkah-Langkah
1. Siapkan benang jahit, gunting, dan pengait (kait gantungan kunci).
2. Potong beberapa helai benang dengan panjang yang sama.
3. Satukan dan ikat salah satu ujung benang ke pengait.
4. Kepang, pilin, atau buat pola sesuai keinginan.
5. Ikat simpul kuat di ujungnya agar tidak lepas.
Keychain siap digunakan atau dijadikan hiasan tas dan kunci! Keychain dari benang jahit ini mudah dibuat, hemat bahan, dan cocok sebagai hiasan unik yang bisa dipakai sendiri atau dijadikan hadiah. Selamat mencoba!
Waktu pertama kali coba bikin gantungan kunci dari benang jahit, aku juga sempat ragu apakah benangnya cukup kuat dan hasilnya bakal rapi atau tidak. Setelah beberapa kali coba, ternyata kuncinya ada di pemilihan jenis benang dan cara mengikat simpulnya. Pertama, soal benang. Benang jahit itu macam-macam. Kalau mau gantungan kunci yang lebih kuat, aku biasanya pilih benang jahit polyester karena lebih kokoh dan tidak mudah putus. Tapi kalau mau tampilan yang lebih lembut dan manis, benang katun juga boleh, hanya saja jangan dipakai untuk menggantung barang yang terlalu berat. Kadang aku pakai 3 benang sekaligus, seperti di foto "saya pakai 3 benang", supaya lebih tebal dan bentuk kepangnya kelihatan jelas. Untuk panjang benang, biasanya aku ukur dulu kira-kira mau sepanjang apa gantungan kuncinya. Sebagai patokan, potong benang sekitar 3 kali panjang hasil jadi yang diinginkan, karena nanti akan terpakai untuk kepang, pilin, dan simpul. Misalnya ingin panjang jadi sekitar 10 cm, aku potong benang sekitar 30–35 cm. Siapkan beberapa benang dengan panjang yang sama agar hasilnya rapi. Setelah itu, siapkan pengait gantungan. Pilih pengait yang kuat, jangan yang terlalu tipis. Masukkan satu per satu benang ke dalam pengait gantungan kunci, seperti di langkah "masukkan satu persatu benang". Kalau lubang pengait kecil, lipat benang jadi dua lalu masukkan bagian tengahnya, kemudian tarik kedua ujungnya hingga mengikat di pengait. Cara ini membuat sambungan ke pengait lebih rapi. Saat semua benang sudah menyatu di pengait, barulah mulai membuat pola. Ada beberapa gaya yang sering aku pakai: 1. Pola kepang klasik Bagi benang menjadi 3 bagian, lalu kepang seperti mengepang rambut. Usahakan tarikannya konsisten supaya hasilnya tidak bergelombang. Setelah sampai ujung, buatlah simpul kuat agar kepang tidak terlepas. Ini sesuai dengan teks di gambar "setelah semua benang menjadi satu, buatlah simpul agar membentuk kepang". 2. Pola pilin sederhana Kalau ingin lebih mudah lagi, tinggal dipilin saja. Bagi benang menjadi 2 bagian, pilin keduanya searah hingga kencang, lalu pilin kedua bagian itu berlawanan arah. Hasilnya akan seperti tali. Akhiri dengan simpul di ujung. 3. Tambah manik-manik Supaya gantungan kunci makin unik, kadang aku tambahkan satu atau dua manik-manik di tengah kepang atau mendekati ujung. Caranya, masukkan manik ke beberapa helai benang lalu lanjutkan kepang. Tidak wajib, tapi bisa bikin gantungan kunci kelihatan lebih niat dan bisa disesuaikan dengan warna tas atau dompet. Tips penting lainnya: rapikan ujung benang setelah simpul terakhir. Kalau benangnya mudah nggumpal, bisa sedikit dibakar ujungnya (kalau bahannya polyester) dengan sangat hati-hati, atau cukup digunting rapi dan dibiarkan berumbai untuk efek boho. Aku pribadi suka membiarkan sedikit rumbai karena nuansanya jadi mirip makrame. Menurutku, kelebihan membuat gantungan kunci dari benang jahit sendiri adalah kita bisa bebas pilih warna, panjang, dan model. Bisa dibuat senada dengan warna tas, dijadikan souvenir acara kecil-kecilan, atau hadiah handmade untuk teman. Bahan yang dipakai juga irit, cukup beberapa benang jahit yang mungkin sudah ada di rumah. Kalau kamu baru pertama kali mencoba dan hasilnya belum rapi, tidak apa-apa. Coba lagi dengan menarik benang lebih kencang dan seimbang di setiap langkah. Lama-lama tangan akan terbiasa dan pola kepang maupun pilin akan terlihat jauh lebih rapi. Yang penting, nikmati proses DIY-nya dan jangan takut bereksperimen dengan kombinasi warna dan pola baru.
































