puding choco oreo
Selain rasanya yang lezat, puding choco oreo ini juga mudah dikreasikan dengan berbagai topping untuk menambah variasi. Kamu bisa menggunakan whipped cream, potongan buah, atau bahkan taburan kacang untuk sensasi berbeda. Puding ini juga disajikan dalam wadah individual, jadi praktis dibagi saat buka puasa bersama keluarga. Menurut pengalaman saya, menggunakan biskuit oreo yang sudah dihancurkan secara kasar akan menghasilkan tekstur puding yang lebih terasa biskuitnya. Puding berwarna abu-abu keputihan dari campuran susu dan cokelat serta bintik-bintik oreo memberikan tampilan yang menarik dan menggugah selera. Cocok juga untuk ide menu Ramadhan yang simple tapi tetap spesial. Kamu bisa menyimpan puding ini di lemari es beberapa jam sebelum disajikan agar teksturnya makin segar dan nikmat. Selain itu, puding choco oreo ini jadi alternatif dessert yang pas sebagai penutup berbuka setelah menu utama yang berat. Semoga kamu juga suka mencoba resep ini di rumah dan menikmatinya bersama orang tersayang.
