... Baca selengkapnyaAkhir‑akhir ini aku lagi sering banget makan mangga cengkir muda bareng buah naga, apalagi kalau lagi pengin camilan yang segar tapi tetap ringan. Banyak yang suka bingung, sebenarnya mangga cengkir itu seperti apa sih dan bedanya dengan buah cengkir yang lain?
Mangga cengkir adalah salah satu jenis mangga yang bentuknya biasanya agak bulat dengan kulit hijau kekuningan saat mulai matang. Kalau masih muda, dagingnya cenderung keras dan renyah, rasanya asam segar dengan sedikit manis di ujung. Nah, kalau dibiarkan matang di pohon, mangga cengkir jadi lebih kuning, dagingnya lembut dan manis banget, wangi khas mangganya juga lebih kuat.
Waktu pertama kali cobain mangga cengkir muda, aku kaget karena teksturnya mirip banget sama mangga yang biasa dibuat rujak. Digigit tuh kriuk sedikit, tapi masih juicy. Biasanya aku potong dadu kecil, campur sama buah naga merah yang manis. Perpaduan warna kuning oranye mangga dan pink cerah buah naga di mangkuk putih tuh cantik banget, jadi kelihatan seperti dessert sehat ala cafe, padahal bikinnya super simpel.
Kalau kamu penasaran, mangga cengkir muda enak banget dimakan dengan sedikit taburan garam, cabai, dan gula, ala rujak kering. Tapi kalau mau versi lebih sehat, bisa cukup dipotong, lalu disimpan dulu di kulkas biar dingin, terus dimakan bareng buah naga, semangka, atau melon. Rasanya seger banget buat cuaca panas.
Buat yang masih baru dengar istilah buah cengkir, orang kadang menyebut "buah cengkir" untuk mangga cengkir, tapi ada juga yang pakai kata cengkir untuk kelapa muda yang dagingnya masih kenyal. Jadi, kalau cari di internet, jangan heran kalau kadang hasilnya campur antara mangga dan kelapa. Kalau konteksnya mangga cengkir, fokusnya ya ke jenis mangga ini dengan ciri kulit hijau, daging renyah, dan rasa asam manis.
Tips pilih mangga cengkir yang enak versi aku: kalau mau yang muda dan renyah, pilih yang kulitnya masih banyak hijau tapi sudah sedikit menguning dan baunya belum terlalu kuat. Kalau mau yang manis, pilih yang kulit sudah lebih kuning, agak lembek kalau ditekan pelan, dan ada aroma harum khas mangga di bagian tangkainya.
Biasanya aku simpan mangga cengkir di suhu ruang dulu kalau masih keras, biar matang pelan‑pelan. Kalau sudah pas matangnya, baru aku masukin kulkas supaya lebih awet dan enak dimakan dingin. Cara ini lumayan bantu supaya mangga cengkir tidak cepat busuk.
Buat kamu yang lagi cari ide camilan sehat, mangga cengkir dan buah naga bisa jadi kombinasi yang pas. Selain warnanya cantik buat difoto, rasanya juga seimbang antara asam, manis, dan segar. Bisa dimakan langsung, dijadiin infused water, atau dijadikan topping yoghurt supaya lebih mengenyangkan.
buah naga mantap