Yaaamplop udah tutup aja masi di teriakin “Warcil Buka Dong kak, main ka” 😭🙏🏻
Aku awal belajar ngatur keuangan itu beneran dari warung kecil (warcil) di depan rumah. Gara-gara sering pegang uang receh sampai yang puluhan ribu, aku jadi kepaksa paham banget soal nominal uang, urutan nominal, sampai penulisan nilai uang yang benar. Awalnya sih berantakan, kadang nulis di buku catatan: 5 juta jadi 5.000.000 tapi titik dan komanya suka kebolak-balik. Akhirnya aku pakai metode penganggaran amplop. Jadi tiap awal bulan, uang yang ada langsung aku bagi ke beberapa amplop: amplop ‘Modal Warcil’, ‘Belanja Harian’, ‘Jajan Bocil’ (ini khusus popcorn 500 perak yang lucu bgt ih bebb diusirr wkwkwk), sama ‘Tabungan Kecil’. Di tiap amplop aku tulis nominal uang dengan angka yang benar, misalnya: - Rp500,00 untuk popcorn satuan (kadang aku tulis di kertas harga supaya bocil paham nilai uang) - Rp50.000,00 buat belanja harian - Rp1.000.000,00 untuk modal warung sebulan Dari situ aku kebiasa nulis penulisan mata uang yang rapi: pakai "Rp" tanpa spasi sebelum angka, lalu titik untuk pemisah ribuan, dan koma untuk sen. Misalnya penulisan 5 juta rupiah yang benar: Rp5.000.000,00. Kalau di buku catatan pribadi kadang aku sederhanain jadi Rp5.000.000 aja, tapi kalau mau formal sebaiknya pakai ,00 di belakang. Urutan nominal uang juga penting waktu ngitung hasil jualan. Aku biasanya susun dari yang paling besar ke paling kecil: 100.000, 50.000, 20.000, 10.000, 5.000, 2.000, 1.000, baru receh 500, 200, 100. Biar gampang rekap di akhir hari. Di buku, aku tulis gini: - Rp100.000,00 x 1 = Rp100.000,00 - Rp50.000,00 x 2 = Rp100.000,00 - Rp500,00 x 20 = Rp10.000,00 Total semua baru dijumlahkan. Dari kebiasaan ini pelan-pelan aku jadi paham kalau penulisan nilai uang dengan angka yang benar itu bikin kita lebih sadar ke mana larinya uang. Metode penganggaran amplop ini kerasa banget manfaatnya buat aku yang people pleaser dan ga tegaan kalau bocil teriak: "Warcil buka dong! Mo main!". Karena semua sudah diatur di amplop, aku jadi tahu batas: misalnya amplop ‘Jajan Bocil’ cuma segini, kalau habis ya harus nunggu besok. Ini juga ngajarin bocil supaya punya "daya beli" yang baik, bukan mental peminta. Mereka belajar kalau popcorn yang manis itu harganya Rp500,00, jadi mereka beneran pegang uang dan belajar nilai nominal. Buat kamu yang lagi belajar nulis nominal uang dengan benar dan pengen rapiin keuangan, cobain deh metode amplop. Mulai aja dari 3 amplop dulu: kebutuhan pokok, jajan, dan tabungan. Di tiap amplop tulis nominal uang dan tujuan penggunaannya dengan jelas. Semakin sering kamu nulis Rp dengan benar, urutan nominal uang, dan jumlah totalnya, lama-lama penulisan nilai uang yang benar itu jadi kebiasaan, bukan lagi sesuatu yang bikin pusing.






















