Replying to @mieraazmar yeshh!! marah itu bentuk kasih sayang ❤️🥰 agar sebagai manusia kita jadi manusia yang lebih baik setiap harinya!
Saya pernah mengalami situasi di mana anak saya mendapat teguran karena berperilaku nakal. Alih-alih langsung memarahi berlebihan, saya sampaikan bahwa kemarahan saya adalah bentuk perhatian dan harapan supaya mereka tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Hal ini selaras dengan prinsip dasar bahwa marah yang disampaikan dengan tepat dapat menjadi media pembelajaran. Penting untuk diingat, kemarahan harus disampaikan tanpa berlebihan agar tidak menimbulkan trauma. Ketika anak menyadari kemarahan orang tua sebagai wujud kasih sayang, mereka lebih mudah melakukan introspeksi dan berubah ke arah positif. Saya juga belajar bahwa memahami alasan di balik kemarahan orang lain membuat saya lebih peka dan mampu menghargai perasaan mereka. Dalam konteks kehidupan sosial dan keluarga, marah jadi sinyal adanya kesalahan dan kesempatan memperbaiki. Jangan ragu untuk mengomeli anak saat mereka salah, namun tetap utamakan komunikasi yang terbuka dan penuh kasih. Dengan begitu, keluarga kecil kita akan terbentuk dari saling pengertian dan rasa sayang yang tulus. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa kemarahan yang sehat adalah bagian penting dari interaksi sosial, terutama dalam keluarga. Meski kadang sulit diterima, kemarahan yang bijak membangun kedewasaan emosional dan mempererat ikatan antar anggota keluarga.
