Butter cake so yummy, lembut dan cantik
Aku suka banget bikin butter cake karena bahannya simpel dan hasilnya hampir selalu jadi. Versi kali ini pakai loyang mini Classic Pan 10 cm dari Signora, jadi hasilnya imut-imut dan pas buat jadi suguhan di rumah atau bekal anak. Untuk butter cake yang lembut, kuncinya di cara ngocok telur dan gula. Biasanya aku kocok telur utuh dengan gula halus sampai kental pucat dan mengembang dulu, baru masukin margarin yang sudah dicairkan (tapi jangan sampai panas). Setelah itu baru masuk tepung terigu, susu bubuk, susu kental manis, vanili, diaduk pelan pakai spatula supaya udaranya nggak hilang dan kue tetap mengembang. Kalau mau motif marble yang cantik seperti di foto, adonan dibagi jadi 3 bagian. Satu bagian dibiarkan original (vanila), satu bagian dikasih pasta coklat, satu lagi bisa pakai pasta pandan secukupnya. Tuang adonan ke loyang yang sudah dioles Carlo atau margarin+tepung secara selang-seling. Nggak ada aturan baku, jadi bisa sesuai selera: mau garis-garis, zigzag, atau random juga bagus kok. Soal oven, aku pakai De Luna Signora. Biasanya aku panasin dulu oven sekitar 10–15 menit. Butter cake ini aku panggang di suhu 175°C api bawah, lalu lanjut bawah-atas sekitar 150–160°C selama kurang lebih 30–35 menit. Tapi karena karakter oven rumah beda-beda, mulai cek kematangan di menit ke-25 pakai tusuk sate; kalau keluar bersih berarti sudah matang. Jangan sering buka oven di awal supaya kue nggak turun. Tips lain dari pengalamanku: - Pakai gula halus supaya tekstur lebih halus dan cepat larut waktu dikocok. - Kalau pakai margarin, pilih yang aromanya wangi supaya bolu mentega lebih harum. - Setelah matang, keluarkan dari loyang setelah agak hangat supaya permukaannya tidak rusak. - Simpan butter cake di wadah tertutup; besoknya biasanya malah lebih enak karena rasa dan aromanya lebih menyatu. Dengan takaran yang pas dan langkah yang benar, butter cake rumahan bisa selembut dan secantik di toko. Cocok banget buat kamu yang lagi cari resep butter cake anti gagal untuk camilan keluarga atau ide jualan kecil-kecilan di rumah.

Lihat komentar lainnya