song ''Que Sera sera''
#Lagu ini ditulis oleh ✍️ jay livingston dan ✍️Ray evans. Keduanya adalah komposer Amerika yang telah bnyk menciptakan lagu2 untk bnyk film Hollywood. Judul lagu ini berasal dari kata spanyol yg artinya: "Apa yang akan terjadi, biarlah terjadi".
#Lagu ini dipopulerkan oleh Doris Day pd thn 1956. Dimana lagu ini pertama kali di nyanyikan pada film thriller legendaris karya Alfred Hitchcock berjudul:
"The Man Who knew too much'' (1956)
#Seperti yang kita tahu lagi ini bukan hanya sekedar lagu, ad banyak kta yg tersirat yg sngt Dlm, dan menjadi pengingat bagi kita semua bahwa masa depan tidak seorang pun tahu kita akan menjadi seperti apa, serta sebagai nasihat bagi seluruh orang tua di seluruh dunia. Bahwa menjadi orang tua adlh mendampingi bukan menentukan segalanya. Dlm lagu tersebut dikatakan “Will I be pretty? Will I be rich?” seorang ank yg bertanya pada orang tuanya akn masa depan yg mungkin ini bukan lah kta yg asing bagi semua orang tua. Tentang ank yg slalu bertanya akankah aku menjadi cantik, kaya, tampan, dll. Jawaban kita sbgai orang tua memberikan sebuah kta yg sebijak mngkin kpda ank bahwa masa depan ad Pd mereka sendiri dan bukanlah kita sebagai penentu akn jdi apa anak kita dimasa depannya.
#Menjadi sebuah simbol sebagai lagu pengantar tidur bagi ibu dan anak yg membawa anak akan ketenangan di tengah banyaknya ketidakpastian
#Lagu ini langsung sangat sangat sukses dan populer di seluruh dunia mencapai kesuksesan global dengan memenangkan piala Oscar sebagai " Best Original Song ". Hingga lagu ini pun menjadi lagu yang abadi yang selalu di putar berulang kali dlm stiap film dan budaya. Bagaimana menurut kalian, sudah tahu lagu ini ataukah baru tahu...🌚
Waktu pertama kali benar-benar memperhatikan lirik "Que Sera Sera", aku baru ngeh kalau lagu ini bukan sekadar lagu jadul yang enak didengar. Banyak orang cari tahu, "Que Sera Sera menceritakan tentang apa sih?" atau "Ini lagu tentang apa, kok sering dinyanyiin ibu ke anaknya?" Buatku pribadi, lagu ini menceritakan perjalanan seorang anak yang tumbuh dengan rasa penasaran tentang masa depan, dan jawaban orang tuanya yang penuh ketenangan. Di bait pertama, saat liriknya "WHEN I WAS JUST A LITTLE GIRL / I ASKED MY MOTHER 'WHAT WILL I BE?'" atau dalam bahasa Indonesia “Ketika aku masih kecil, aku tanya ibuku, kelak ku kan jadi apa?”, itu sangat relate dengan masa kecil banyak dari kita. Anak selalu penuh pertanyaan: akan jadi apa nanti, kerja apa, tinggal di mana. Pertanyaan lanjutannya, "WILL I BE PRETTY? WILL I BE RICH?" – "Akankah aku jadi cantik? Akankah aku jadi kaya raya?" – itu menggambarkan kecemasan dan harapan yang sangat manusiawi. Jawaban sang ibu adalah kunci dari makna lagu ini: "QUE SERA SERA, WHATEVER WILL BE, WILL BE / THE FUTURE'S NOT OURS TO SEE" – atau versi terjemahannya, "Que sera sera, apapun yang kan terjadi, terjadilah. Kita tak bisa melihat masa depan." Di sini aku merasa lagu ini ingin mengingatkan bahwa masa depan bukan sesuatu yang bisa kita kontrol sepenuhnya. Orang tua pun bukan peramal yang bisa menentukan nasib anaknya. Buat para orang tua, lirik ini bisa jadi pengingat halus bahwa tugas kita adalah mendampingi, bukan memaksa. Kita bisa membimbing, memberi nilai, tapi pada akhirnya masa depan ada di tangan anak itu sendiri. Makna ini yang bikin lagu "Que Sera Sera" terasa hangat ketika dinyanyikan sebagai lagu pengantar tidur. Di tengah banyak ketidakpastian, kata-kata "apapun yang terjadi, terjadilah" justru memberi rasa tenang, bukan pasrah buta, tapi lebih ke menerima dan tetap melangkah. Kalau kamu bertanya, "Que Sera Sera tahun berapa sih?", lagu ini pertama kali populer tahun 1956 lewat film thriller legendaris "The Man Who Knew Too Much" karya Alfred Hitchcock. Dibawakan Doris Day, lagu ini langsung meledak dan bahkan menang Piala Oscar sebagai Best Original Song. Dari situlah lagu ini jadi abadi, sering muncul lagi di film, serial, dan budaya pop sampai sekarang. Makna "Que Sera Sera" sendiri berasal dari ungkapan berbahasa Spanyol/Italia yang kurang lebih berarti, "Apa yang akan terjadi, biarlah terjadi." Bukan berarti kita tidak usah berusaha, tapi lebih ke sikap hati: setelah kita berusaha, ada bagian hidup yang memang di luar kendali kita, dan itu tidak apa-apa. Pengalamanku, setiap kali dengar bagian "THE FUTURE'S NOT OURS TO SEE", aku jadi lebih kalem soal kekhawatiran masa depan. Lagu ini bisa jadi semacam pelukan lembut buat siapa pun yang lagi cemas tentang hidup: pekerjaan, jodoh, masa depan anak, dan lain-lain. Kadang, membiarkan diri berkata "Que Sera Sera" bikin kita lebih ringan menjalaninya.