Replying to @Kakanya chiba hanami kalau kemarin bahas 23 skincare ingredients yang di approve dermatologist, sekarang bahas skincare ingredients yang ke eliminasi berdasarkan konsesus dermatologist dari JAAD (Journal of the American Academy of Dermatology ya)
Selain mengenali bahan-bahan skincare yang sudah terbukti tidak mendapatkan persetujuan dari para dokter kulit di JAAD, penting juga bagi kita untuk memahami bagaimana bahan tersebut dapat mempengaruhi kulit secara spesifik. Misalnya, retinoid memang efektif untuk mengatasi kerutan dan bekas jerawat, tapi bisa menyebabkan iritasi pada kulit kering atau sensitif. Azelaic acid dan niacinamide sering digunakan untuk mengatasi noda hitam dan pori besar, namun penggunaannya harus hati-hati berdasarkan kondisi kulit. Salah satu pengalaman saya adalah saat mencoba produk dengan benzoyl peroxide yang ternyata membuat kulit saya menjadi kering dan merah-merah. Setelah membaca studi yang dijadikan referensi oleh para ahli, saya memilih untuk mengganti skincare saya dengan bahan yang lebih ramah seperti ceramides dan hyaluronic acid yang melembapkan tanpa menyebabkan iritasi. Jangan lupa juga memperhatikan kandungan seperti petrolatum dan ammonium lactate yang meski bermanfaat, harus digunakan sesuai dengan jenis kulit (kering atau berminyak) agar tidak memperparah kondisi kulit. Memahami hasil konsensus ahli dari JAAD bisa jadi panduan penting agar kita tidak hanya tergiur promosi tapi benar-benar memilih skincare yang cocok dan aman.



































