... Baca selengkapnyaAku pertama kali coba bikin bola nasi ayam ini waktu anak lagi parah-parahnya GTM. Semua makanan ditolak, tapi kalau bentuknya lucu dan bisa digenggam sendiri, dia lebih semangat makan. Dari situ aku mulai eksperimen sama bahan nasi ayam yang simpel dan tetap sehat.
Biasanya aku pakai nasi hangat yang pulen, dicampur ayam cincang yang sudah direbus atau ditumis tanpa banyak minyak. Pilih bagian dada atau paha tanpa kulit biar lebih rendah lemak, tapi tetap juicy. Kadang aku tambahkan wortel parut halus, jagung manis, atau brokoli cincang kecil supaya bola nasi ayam lebih colorful dan kaya serat.
Bumbu yang aku pakai sengaja ringan karena buat anak: sedikit bawang putih halus, bawang bombai cincang halus, dan sejumput garam atau kaldu bubuk khusus anak (tanpa MSG). Kalau mau lebih wangi, bisa tambah daun bawang iris tipis. Semua bahan ini aku aduk rata dengan nasi sampai agak lengket, baru dibentuk jadi bola-bola kecil seukuran gigitan anak.
Untuk cara masak, aku lebih sering mengukus bola nasi ayam supaya benar-benar healthy & yummy. Tinggal susun di loyang atau piring tahan panas, kukus sekitar 10–15 menit sampai padat. Kadang kalau ingin tekstur luar sedikit renyah, setelah dikukus aku oles tipis minyak zaitun lalu panggang sebentar di air fryer. Hasilnya luar luar keemasan tapi tidak terlalu berminyak.
Tips biar anak makin tertarik: sajikan di piring warna-warni atau tusuk dengan tusuk gigi khusus anak (yang aman dan tumpul). Waktu anakku lagi GTM, aku biarkan dia makan sambil duduk santai di lantai, pegang sendiri bola nasi ayamnya seperti di foto, dan ternyata habis banyak tanpa dipaksa.
Bola nasi ayam anti GTM ini juga enak dijadikan bekal. Biasanya aku buat agak banyak, simpan di wadah tertutup di kulkas, lalu kalau mau disajikan tinggal dikukus atau dipanaskan lagi di air fryer. Praktis banget buat stok camilan sehat di rumah.
Kalau kamu punya anak yang lagi GTM, boleh banget coba variasi bahan nasi ayam ini. Bisa ditambah keju parut, tahu halus, atau sedikit tepung roti supaya teksturnya lebih padat. Intinya sesuaikan dengan selera anak dan bahan yang ada di rumah, yang penting tetap sehat dan bikin mereka lahap makan lagi.