2025/9/15 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu awal tertarik sama skincare yang bisa close komedo, aku sering banget ngerasa tertipu sama produk yang ternyata cuma “b aja”. Di foto kamu mungkin lihat tulisan “JANGAN SAMPE SALAH PILIH SKINCARE!!”, dan itu relate banget sama aku. Dari pengalaman, yang paling ngaruh buat komedo tuh kombinasi produk, bukan satu produk aja. Pertama, soal cleanser. Buat aku, face wash yang “b aja” cuma bikin wajah kerasa keset sesaat, tapi komedo di hidung dan dagu tetap nongol. Yang “ngaruh” biasanya punya kandungan gentle exfoliant (kayak salicylic acid rendah) yang bisa bersihin pori tanpa bikin kering ketarik. Setelah rutin pakai, pori keliatan lebih bersih dan komedo nggak separah dulu. Lanjut ke toner dan face mist. Face mist yang cuma nyegerin doang rasanya enak, tapi nggak bantu apa-apa buat tekstur kulit. Yang kerasa “ngaruh” di aku itu yang bisa bantu perbaiki skin barrier dan nenangin kemerahan, apalagi kalau lagi habis pencet komedo (jangan ditiru ya). Biasanya aku pilih yang ada kandungan centella, panthenol, atau ceramide. Efeknya, kulit nggak gampang meradang dan komedo yang keangkat nggak berubah jadi jerawat meradang. Serum dan retinol juga pengaruh banget. Serum “b aja” mungkin bikin cerah tapi biasanya hasilnya lama dan nggak bantu noda bekas komedo yang suka item-item di sekitar hidung. Serum yang “ngaruh” di aku itu yang ada niacinamide dan derivatif vitamin C yang lembut. Nudi Habibie juga sering dibilang pinter pilih serum pencerah yang nggak bikin iritasi, dan aku jadi ikut pelan-pelan fokus ke kandungan, bukan cuma brand. Untuk retinol, versi “b aja” memang enak buat pemula karena nggak terlalu strong, tapi hasilnya baru kerasa setelah lama. Retinol yang “ngaruh” biasanya bikin tekstur kulit lebih halus, pori terkesan lebih kecil, dan bekas komedo atau jerawat memudar. Tapi kuncinya: dipakai pelan-pelan, nggak tiap hari, dan selalu diimbangi pelembab yang hidrasinya oke. Nah, sunscreen juga jangan di-skip. Sunscreen yang “b aja” sering bikin kulit aku berminyak dan komedoan, apalagi di bagian hidung. Setelah coba beberapa, aku ngerasa beda banget waktu pakai sunscreen dengan efek tone-up yang ringan dan finish-nya nggak greasy. Pori kelihatan lebih halus dan nggak gampang keisi minyak plus debu. Intinya, skincare untuk close komedo itu bukan yang paling hype, tapi yang formula dan teksturnya cocok sama kulit kita. Yang awalnya kelihatan biasa aja kadang malah lebih konsisten hasilnya. Jadi kalau kamu juga lagi cari tahu, “seperti ini kah?” skincare yang ngaruh buat komedo, coba perhatikan: bersihinnya cukup, hidrasi cukup, barrier dijaga, plus sunscreen yang nyaman dipakai tiap hari. Dari situ pelan-pelan komedo jauh lebih ke-manage tanpa harus treatment mahal.

Cari ·
clay mask jejuby

11 komentar

Gambar Ziziee
Ziziee

stlh pake glamzing bikin kusam+berminyak gk?