... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali coba bikin pisang molen, aku sempat bingung soal takaran bahan, terutama kalau resep nulis "1 kg tepung". Buat yang masih baru di dapur, 1 kg itu berapa gram sih? Jawabannya: 1 kg = 1000 gram. Jadi kalau kamu pakai timbangan digital, cukup atur sampai 1000 g. Kalau belum punya timbangan, aku dulu pakai gelas takar atau sendok, tapi hasilnya memang kurang presisi.
Soal kalori pisang molen, banyak yang penasaran karena camilan ini manis dan digoreng. Perkiraan kasar, satu buah pisang molen ukuran sedang bisa sekitar 120–180 kalori, tergantung ukuran pisang, tebal kulit, dan banyaknya minyak yang terserap. Kalau pisangnya pisang kepok/raja besar dan kulitnya tebal, ya kalorinya cenderung lebih tinggi. Aku pribadi kalau lagi jaga berat badan, biasanya batasi 1–2 buah aja dan kombinasikan dengan minum teh tawar hangat.
Yang sering jadi PR adalah bikin kulit molen renyah tahan lama, nggak cepat letoy dan nggak terlalu keras. Dari beberapa kali percobaan, ada beberapa hal yang menurutku cukup berpengaruh:
1. **Jenis tepung terigu dan tepung maizena**
Aku suka campur tepung terigu protein sedang dengan sedikit tepung maizena. Maizena bantu bikin tekstur kulit lebih renyah, sementara terigu tetap kasih struktur yang kokoh.
2. **Penggunaan mentega atau margarin**
Mentega/margarin jangan kebanyakan, karena kalau terlalu banyak bisa bikin adonan terlalu lembek dan molen cepat berminyak. Tapi kalau terlalu sedikit, kulitnya gampang keras. Biasanya aku pakai sekitar 10–15% dari berat tepung, lalu disesuaikan lagi dengan hasil ulenan.
3. **Cara pengadonan**
Di gambar resep tertulis "cara pengadonan" dan ini memang penting. Campur dulu bahan kering (tepung terigu, tepung maizena, gula pasir yang sudah dihaluskan/larut, panili, garam, fermipan) baru tambahkan mentega dan air sedikit demi sedikit. Uleni sampai adonan kalis, tapi jangan over-knead karena bisa bikin kulit terlalu chewy.
4. **Istirahatkan adonan**
Setelah kalis, adonan didiamkan dulu beberapa menit. Pengalaman pribadi, kalau adonan diistirahatkan, tekstur kulit saat digiling jadi lebih mudah diatur, dan hasil gorengan lebih cantik.
5. **Ketebalan kulit saat digiling**
Di OCR ada info tentang "cara menggoreng" dan "cara mengadonan". Kalau adonan digiling terlalu tebal, molen bisa keras dan bagian dalam kurang matang merata. Kalau terlalu tipis, molen mudah sobek dan pisang bisa keluar. Aku biasanya giling sampai ketebalan sedang, lalu potong memanjang dan lilitkan rapat di pisang.
6. **Teknik menggoreng**
Minyak harus cukup banyak dan sudah panas stabil (api sedang cenderung kecil). Masukkan pisang molen ketika minyak sudah siap, jangan terlalu penuh supaya matang merata. Goreng sampai warna keemasan, seperti di gambar tumpukan pisang molen berwarna keemasan itu. Kalau minyak terlalu dingin, molen akan menyerap minyak berlebih dan jadi lembek.
Kalau mau kulit molen tetap renyah tahan lama, aku biasanya:
- Meniriskan pisang molen di rak kawat atau kertas tisu dapur supaya minyak berlebih turun.
- Menunggu molen benar-benar dingin sebelum disimpan di wadah tertutup.
Itu sedikit pengalaman pribadi soal pisang molen: dari bingung takaran 1 kg berapa gram, penasaran kalori pisang molen, sampai belajar cara membuat kulit molen renyah tahan lama. Kamu bisa sesuaikan lagi dengan selera, misalnya tambah sedikit vanili (panili) untuk aroma, atau atur tingkat kemanisan gula pasir di adonan. Yang penting, jangan takut coba-coba, karena dari percobaan itulah resep sederhana lama-lama bisa jadi andalan keluarga.
mantap makasih tuto nya ni gampang di ikuti dan dipraktekkan ...mksh🙏👍