CUPU kata siapa

Ada yang sudah baca 🫣

5/4 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSaya pernah merasa tersudut dengan sebutan 'cupu' dari lingkungan sekitar, dan awalnya saya merasa sangat rendah diri. Namun, lama-kelamaan saya mulai menyadari bahwa kata 'cupu' sering kali dipakai tanpa dasar yang jelas dan hanya menjadi label negatif yang tidak membangun. Dalam pengalaman saya, panggilan seperti 'Mom CUPU' justru menjadi motivasi pribadi untuk terus belajar dan berkembang. Orang lain mungkin melihat dari luar tanpa mengenal perjuangan dan usaha yang sebenarnya dilakukan. Bagi saya, penting untuk mengingat bahwa setiap orang memiliki kecepatan dan cara belajar yang berbeda. Stigma negatif seperti 'cupu' tidak boleh menjadi hambatan untuk mencoba dan maju. Ada kalanya saya menemukan bahwa menyikapi julukan ini dengan santai dan percaya diri justru membuat saya lebih kuat. Kata-kata semacam ini tidak seharusnya menggoyahkan semangat, melainkan menjadi pemicu untuk membuktikan kemampuan diri. Melalui pengalaman pribadi, saya ingin membagikan pesan bahwa jangan mudah terpengaruh oleh label yang diberikan orang lain. Fokuslah pada perjalanan dan kemajuan diri sendiri, karena setiap orang punya potensi unik yang tidak bisa diukur hanya dengan satu kata seperti 'cupu'.