... Baca selengkapnyaKalau dulu, aku tipe yang pagi-pagi harus minum rempah hangat kayak jahe, sere, kunyit, atau bunga telang biar badan berasa enteng. Tapi makin ke sini, ada momen tertentu di mana menikmati pagi hari rasanya kurang lengkap tanpa secangkir kopi hitam. Apalagi kalau udaranya masih sejuk, matahari belum terlalu terik, dan di sekeliling ada pepohonan hijau. Berasa banget vibes "me time" ala emak-emak yang akhirnya bisa duduk sebentar sambil tarik napas panjang.
Biasanya aku pilih kopi hitam kampung yang aromanya kuat, tapi takarannya tetap aku jaga. Satu cangkir kecil aja, biar lambung tetap aman. Trik aku supaya nggak terlalu perih di lambung: jangan diminum saat perut kosong. Jadi sebelum ngopi, aku usahakan makan camilan dulu, entah itu roti, pisang, atau kue kering. Setelah itu baru pelan-pelan menikmati setiap seruput kopi. Rasanya beda banget dibanding minum buru-buru sambil ngerjain kerjaan rumah.
Satu hal yang aku suka dari secangkir kopi di pagi hari itu adalah momen refleksinya. Kadang sambil lihat keluar jendela, dengar suara burung atau lihat pohon-pohon, pikiran jadi lebih tenang. Ide-ide buat aktivitas seharian juga sering muncul justru di saat lagi pegang cangkir kopi. Ada rasa syukur kecil yang muncul, kayak, "Alhamdulillah, masih bisa menikmati pagi ini dengan tenang."
Ngomongin soal foto secangkir kopi, aku juga sering banget iseng foto dulu sebelum diminum. Entah kenapa, secangkir kopi di meja, ditemani pepohonan hijau di belakang, kelihatan estetik banget. Biasanya aku ambil angle dari samping biar uap kopi kelihatan, atau dari atas biar komposisinya rapi. Kadang aku tambahin props simpel, kayak piring kecil berisi camilan atau buku yang lagi aku baca. Nggak harus pakai kamera mahal, pakai HP pun sudah cukup kalau cahaya paginya bagus.
Buat yang masih ragu ngopi di pagi hari karena takut lambung, boleh banget coba atur porsi dan waktunya. Misalnya: minum air putih dulu, makan sedikit, baru ngopi. Kalau masih waswas, bisa pilih kopi yang lebih ringan atau diseduh agak encer. Intinya, dengarkan sinyal tubuh sendiri. Kalau terasa nggak cocok, jangan dipaksa.
Menurutku, menikmati secangkir kopi hitam di pagi hari itu bukan cuma soal minuman, tapi juga soal suasana hati. Ada yang butuh musik pelan, ada yang cukup dengan suara alam. Yang penting, ada jeda kecil di tengah rutinitas, di mana kita bisa duduk dan benar-benar hadir menikmati detik-detik pagi. Kamu sendiri, lebih suka menikmati pagi hari dengan kopi, teh, atau minuman hangat lainnya? Siapa tahu dari ritual sederhana ini, hari kita jadi lebih ringan dan mood seharian ikut keangkat.
mohon maaf yang lain kk, kopi gak besti dengan diriku kk 😂😂