#TentangKehidupan Kematian itu gerbang Awal menuju perjalanan panjang yang Abadi 🥺Hanya amal ibadah kita yang akan menemani 🥹
Baru beberapa bulan jumpa ma beliau ( Kaka dari ibu ) qodarullah Beliau sudah digandeng ma nenek and kakek ..anak no.3 yang berpulang duluan dari 8 bersaudara ♥️
Beliau orang terpandang,Ramah,care sama ponakan 🥰
Masyaallah Beliau meninggal pas hari Jum'at pagii insyaallah Husnul khotimah ,
Terkadang kita berpikir 🤔
Harta nya melimpah rumah ada 2 ,sawah ada bbrp hektar kini ditinggal kan ,
karena beliau cuma punya putra 1 dan sudah berkeluarga dan punya kehidupan sendiri.
Semoga harta beliau bisa ada kebermanfaatan diAkherat ..Aamiin
#PerasaanKu Sedihhh satu satu keluarga mulai berpulang .dari keluarga alm.bapak sudah semua .sekarang dari keluarga ibu .
berarti tandanya umur kita semakin senja ,dan harus Bebenah diri mencari tabungan untuk Akherat.kelakk semoga kita pas berpulang dengan keadaan Husnul khatimah..Aamiin
... Baca selengkapnyaDalam perjalanan hidup, kita semua pasti akan menghadapi kenyataan kematian sebagai bagian dari takdir yang telah ditentukan. Kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan gerbang awal menuju perjalanan panjang yang abadi di akhirat nanti. Karenanya, penting bagi kita untuk selalu mengingat bahwa amal ibadah dan kebaikan yang kita lakukan selama hidup di dunia ini adalah bekal utama yang akan menemani kita setelah berpulang.
Kisah kehilangan orang yang kita sayangi, khususnya keluarga seperti kakak dari ibu yang meninggal dunia, sering kali menjadi momen yang sangat menyentuh dan membuka mata kita akan kefanaan dunia. Siapapun yang mengalami kehilangan pasti merasa sedih dan ingin mengingat serta mendoakan kebaikan bagi yang telah tiada. Maaf dan rasa sayang yang tulus mengiringi kepergian mereka, dengan harapan mendapatkan husnul khotimah, yakni mati dalam keadaan baik dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Dalam konteks meninggalkan harta, seperti rumah dan sawah yang berlimpah, kita perlu berpikir lebih jauh tentang bagaimana harta tersebut dapat memberikan manfaat tidak hanya untuk keluarga yang masih hidup, tapi juga untuk akhirat. Memberikan wasiat atau sedekah jariyah dari harta tersebut bisa menjadi salah satu bentuk amal berkelanjutan yang terus mengalir pahalanya meski kita sudah tiada. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam yang mengajarkan agar kita mempersiapkan tabungan akhirat dengan amal baik selama hidup.
Melihat satu per satu dari keluarga berpulang mengingatkan kita akan usia yang semakin senja dan perlunya introspeksi diri. Ini adalah panggilan agar kita segera berbenah, memperbaiki diri dan menambah amal ibadah sebagai persiapan menghadapi kehidupan selanjutnya. Dengan demikian, kita berharap saat saat terakhir tiba, kita bisa meninggal dalam keadaan husnul khotimah.
Sebagai bagian dari komunitas Lemon8 yang peduli akan nilai-nilai kehidupan, berbagi pengalaman dan perasaan tentang kematian dan pelajaran hidup memberikan inspirasi bagi banyak orang. Sharing cerita inspiratif ini tidak hanya menumbuhkan empati, tetapi juga mengingatkan kita semua bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara dan yang utama adalah persiapan untuk kehidupan kekal di akhirat.
Marilah kita manfaatkan waktu yang ada untuk meningkatkan kualitas iman dan amal, menjaga hubungan baik dengan keluarga dan sesama, serta memberi manfaat bagi lingkungan sekitar, sehingga ketika waktu kita tiba, kita sudah siap dengan bekal yang cukup untuk menghadapi kehidupan abadi.
ya Allah... makasih reminder nya ya kak... ternyata yg kita kejar selma ini di dunia ngga ada yg bs kita bawa selain amal perbuatan. semoga kita masuk ke golongan orang yg beruntung mendapat syafaat Nabi Muhammad dan dimasukkan surga Allah tanpa hisab. diampuni semua dosa dan kesalahan. aamiin ❤️❤️
ya Allah... makasih reminder nya ya kak... ternyata yg kita kejar selma ini di dunia ngga ada yg bs kita bawa selain amal perbuatan. semoga kita masuk ke golongan orang yg beruntung mendapat syafaat Nabi Muhammad dan dimasukkan surga Allah tanpa hisab. diampuni semua dosa dan kesalahan. aamiin ❤️❤️