... Baca selengkapnyaAku dulu sempat bingung waktu cari inspirasi gambar bertumpu pada kaki dan tangan, karena banyak yang kelihatan ekstrem dan bikin minder duluan. Setelah ikut kelas wheel yoga dan coba sendiri pelan-pelan, ternyata pose-pose ini bisa di-breakdown jadi gerakan yang lebih aman dan friendly buat pemula.
Kalau kamu tertarik latihan pose bertumpu pada kaki, kamu bisa mulai dari yang paling sederhana: berdiri di samping roda yoga, satu kaki di atas roda, satu kaki bertumpu kuat di lantai. Fokuskan berat badan di kaki yang menumpu, bukan di roda. Dari sini, baru pelan-pelan kamu bisa latihan miring ke samping atau mencondongkan badan ke depan. Kuncinya napas stabil dan jangan buru-buru mau kelihatan ‘wah’ seperti di foto.
Untuk pose bertumpu pada kaki dan tangan (mirip plank atau balancing), aku biasanya mulai dari posisi meja (tangan dan lutut di matras). Lalu roda yoga diletakkan di bawah tulang kering atau telapak kaki. Dari situ, luruskan kaki satu per satu sampai mirip plank. Tangan menekan matras, kaki bertumpu lembut di roda. Kalau masih goyang, tidak apa-apa, memang begitu rasanya di awal. Yang penting tulang punggung tetap memanjang, perut sedikit ditarik ke dalam.
Buat yang berhijab seperti aku, wheel yoga juga nyaman kok, asal pilih outfit yang stretchy dan tidak terlalu longgar di bagian tangan dan kaki supaya tidak nyangkut waktu gerak. Aku suka pakai inner hijab yang ringan supaya tetap adem saat banyak gerakan bertumpu dan inversi ringan. Di beberapa pose, terutama saat pose backbend di atas roda, rasanya enak banget buat membuka dada setelah seharian duduk.
Kalau kamu lihat gambar bertumpu pada kaki atau pose headstand dengan bantuan roda dan balok yoga, jangan langsung dibandingkan sama kemampuanmu sekarang. Anggap saja itu sebagai inspirasi jangka panjang. Mulai dulu dari penguatan pergelangan tangan, bahu, dan core dengan pose-pose simpel. Misalnya plank di lantai, lalu plank dengan kaki di atas balok, baru next level ke kaki di atas roda.
Satu hal yang paling kerasa setelah rutin latihan wheel yoga adalah keseimbangan tubuh makin membaik. Pose yang awalnya cuma bisa beberapa detik, lama-lama bisa lebih lama karena otot kaki dan tangan makin kuat. Selain itu, aku juga jadi lebih sadar alignment: di pose bertumpu pada kaki dan tangan, posisi lutut, pinggul, dan bahu harus sejalan supaya tidak cedera.
Kalau kamu mau dokumentasi kemajuanmu, tidak apa-apa sering ambil foto pose bertumpu pada kaki dan tangan. Dari situ kamu bisa lihat perubahan, misalnya kaki makin lurus, punggung makin stabil, atau wajah sudah tidak tegang lagi. Dan ingat, wheel yoga itu bukan soal seberapa ekstrem pose di gambar, tapi seberapa nyaman dan mindful kamu menjalaninya di tubuhmu sendiri.