dr awal aq bilang aq ngajar siang y jam1-5 klo pagi ada private murid yg sklh siang,fee aq "sekian" y dan kita deal.
banyak lika liku ngajar les dirumah'a selama 2thn lebih ini,suka duka back up les.
hari terakhir aq msh ngajar dr jam1-5.30 karena anak2 mapel mtmtk,saat itu dy nga ada bilang apa2 kecuali yg di chat.selesai les,dy langsung remove aq dr wag les tanpa aq sempet pamitan sm orgtua murid 🥲
aq nga mw cerita di medsoc bgmn pressure ngajar les ber3,aq percy aq nga perlu validasi siapa aq tp murid2 yg lama tahu bgmn aq mengajar selama ini.
klo mw ku tulis caption terlalu banyak kata2.
sukses selalu tmp les kamu,aq pamit selama'a terimakasih utk 2thn mengajar murid2 hebat 🥰
2025/9/16 Diedit ke
... Baca selengkapnyaPengalaman mengajar les di rumah teman seringkali membawa berbagai cerita menarik dan pelajaran berharga, terutama jika hubungan kerja dan pertemanan harus berjalan bersamaan. Dalam situasi ini, penting untuk memiliki komunikasi yang jelas sejak awal, seperti menentukan jadwal mengajar dan perhitungan fee agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Seperti yang dialami, mengajar les pada jam siang dari jam 1 hingga 5 sore memungkinkan fleksibilitas jika ada murid private di pagi hari yang sekolah siang, asalkan sudah ada kesepakatan yang jelas. Namun, dalam perjalanan selama dua tahun lebih, adanya tekanan kerja dan konflik kecil bisa muncul, apalagi jika beban mengajar harus dibagi bersama tiga pengajar. Hal ini sering menimbulkan rasa lelah dan stres yang tidak mudah diungkapkan.
Pada kasus terakhir, momen saat pengajar dihapus dari grup WhatsApp les tanpa pemberitahuan atau kesempatan pamit kepada orang tua murid menjadi pengalaman menyakitkan. Hal ini memperlihatkan pentingnya etika dan penghargaan dalam hubungan profesional, terutama dalam lingkup pendidikan anak.
Selain itu, pembayaran dan administrasi juga menjadi aspek penting yang harus diselesaikan dengan baik. Berdasarkan isi pesan chat di grup, muncul permintaan maaf dan penyesuaian terkait pembayaran, yang sebaiknya dilakukan dengan transparan agar tidak menimbulkan kebingungan.
Penting juga untuk diingat bahwa validasi terhadap kualitas pengajaran tidak selalu harus didapat dari orang lain, tapi bisa datang dari murid yang sudah lama mengenal dan mengalami metode pengajaran. Fokuslah pada kebermanfaatan yang diberikan kepada murid dan pengalaman positif yang bisa dibawa ke masa depan.
Bagi yang sedang menjalani pekerjaan serupa, bersabarlah dan jagalah komunikasi baik dengan rekan kerja dan pemilik tempat les. Meski ada suka dan duka, setiap pengalaman mengajar tentu meninggalkan kenangan dan pelajaran berharga dalam perjalanan profesi dan hubungan sosial.