Assalamualaikum
Munggahan tahun 226 bersama pengelola Rptra utama
Munggahan merupakan tradisi penting dalam budaya masyarakat Indonesia, terutama sebagai persiapan menjelang bulan Ramadhan. Acara munggahan biasanya dilakukan untuk membersihkan hati dan lingkungan serta menguatkan silaturahmi antarwarga. Pengalaman saya mengikuti acara munggahan bersama pengelola RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) Utama di Kelurahan Cengkareng Barat sangat bermakna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menyambut bulan suci Ramadhan, yang dikenal dengan sebutan "Bulan Ranyo" atau "Bulan Ramadhan Ya Marhaban," tapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antar warga dan menguatkan rasa kebersamaan. Pada acara tersebut, para pengelola dan peserta saling mengucapkan "Assalamualaikum" untuk menyebarkan kedamaian dan kesucian suasana. Selain itu, mereka saling memohon maaf lahir dan batin, memperkuat makna puasa yang tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tapi juga membersihkan diri dari kesalahan dan dosa. Acara munggahan di RPTRA ini dirancang agar ramah anak dan keluarga, sehingga bisa jadi contoh nyata tentang bagaimana komunitas lokal turut menjaga nilai-nilai keagamaan dan sosial secara harmonis. Keterlibatan berbagai generasi dan kelompok masyarakat menunjukkan bahwa Ramadhan bukan hanya soal ritual puasa, tetapi juga soal memperkuat solidaritas dan nilai kebaikan secara menyeluruh. Pengalaman ini mengajarkan saya tentang pentingnya kegiatan sosial yang berdampak nyata dan bermanfaat (#NyataDanBermanfaat) serta bagaimana komunitas dapat memanfaatkan ruang publik untuk hal-hal positif selama Ramadhan (#RamadhanGuide). Tidak hanya itu, kegiatan seperti ini juga berpotensi menjadi viral dan menginspirasi komunitas lain melalui platform seperti Lemon8 (#ViralOnLemon8). Bagi siapa saja yang ingin merasakan suasana Ramadhan yang berbeda dan bermakna, mengikuti munggahan di RPTRA kelurahan setempat dapat menjadi pilihan tepat untuk merayakan bulan suci dengan penuh kebersamaan dan kedamaian.









🍋