... Baca selengkapnyaAku awalnya cuma iseng beli beberapa warna kawat bulu, termasuk biru dan putih, terus kepikiran buat nyusun jadi buket bunga kawat bulu di pot. Ternyata setelah dicoba hasilnya lucu banget dan bikin sudut kamar langsung kelihatan lebih hidup.
Untuk pot bunga kawat bulu, aku biasa pakai dua versi: pot kecil dan pot besar. Kalau pot besar, aku suka kombinasi beberapa tangkai bunga kawat bulu dengan tinggi yang beda-beda, jadi tampilannya lebih penuh dan berisi. Di bagian tengah aku taruh warna utama, misalnya biru, lalu di sekelilingnya aku campur warna putih atau warna pastel lain. Cara ini bikin pot kelihatan seperti buket besar yang bulat dan rapi.
Kalau mau bikin buket bunga kawat bulu bulat, aku biasanya bentuk tiap tangkai dulu. Caranya, ujung kawat bulu dipelintir sampai membentuk bulatan atau kelopak, lalu beberapa tangkai digabung dan diikat dengan selotip atau pita. Setelah itu baru disusun ke dalam pot. Supaya berdiri kokoh, bagian dalam pot bisa diisi styrofoam, pasir, atau potongan spons bunga, jadi tangkai-tangkainya gampang ditancap dan tidak gampang goyang.
Untuk buket bunga kawat bulu biru, aku suka kasih sentuhan putih sebagai aksen biar nggak monoton. Misalnya 3 tangkai biru jadi fokus utama, lalu sisanya putih sebagai pengisi. Kalau buat kado, buketnya bisa dibiarkan di pot atau dibungkus kertas kado cokelat ala buket bunga fresh, tetap kelihatan manis.
Bunga kawat bulu pot kecil cocok banget buat ditaruh di meja belajar atau rak buku. Sementara bunga kawat bulu pot besar enak buat pajangan di sudut ruang tamu atau dekat pintu, mirip seperti di foto yang latarnya pintu cokelat dengan panel kaca. Rasanya tiap lewat situ jadi pengin lihat lagi karena warnanya mencolok tapi tetap lembut.
Bagian serunya, pot bunga kawat bulu ini hampir nggak perlu perawatan. Tinggal sesekali dibersihkan pakai kuas halus atau blower kecil biar debunya hilang. Kalau bosan dengan susunan bunga pot kawat bulu, aku kadang bongkar lagi dan susun ulang, entah dibuat lebih tinggi, lebih bulat, atau diganti warna dominan.
Buat yang baru mau coba, kamu bisa mulai dari satu pot kecil dulu. Pakai perpaduan kawat bulu biru dan putih juga sudah cukup buat bikin buket bunga kawat bulu simpel tapi estetik. Nanti kalau sudah ketagihan, bisa lanjut bikin beberapa versi: pot besar untuk dekor utama, buket bulat untuk kado, dan pot bunga kawat bulu mini sebagai hiasan tambahan di sudut-sudut rumah.