Padahal niatnya cuma mau beli nanas, semangka, dan sayur aja, eh sampe rumah baru sadar ternyata banyak banget belanjanya sampe full 1 tampahðŸ¤
Emang yah kalo emak-emak disuruh kepasar tuh gak bisa kalo gak laper mata😅
Belanja ke pasar tradisional saat Ramadhan memang pengalaman yang unik, apalagi bagi para emak-emak yang kerap kali tergoda dengan berbagai macam barang segar dan murah. Saya juga pernah mengalami momen di mana niat awal hanya membeli beberapa bahan pokok seperti nanas, semangka, dan sayur-sayuran, namun akhirnya malah membawa pulang barang jauh lebih banyak hingga memenuhi satu tampah. Menurut saya, hal ini wajar terjadi karena pasar tradisional menyediakan berbagai pilihan yang menggoda, mulai dari buah segar, sayuran, rempah-rempah, hingga makanan siap saji. Selain itu, suasana pasar yang ramai dan hiruk-pikuk kadang membuat kita lupa anggaran belanja dan membeli barang yang sebenarnya belum direncanakan. Untuk mengatasi hal tersebut, saya mulai membuat daftar belanja sebelum berangkat ke pasar. Dengan daftar yang jelas, saya lebih fokus mengambil barang yang dibutuhkan tanpa tergoda membeli hal-hal yang sekilas terlihat menarik tapi kurang penting. Selain itu, saya juga belajar untuk memanfaatkan momen tawar-menawar di pasar. Terkadang penjual memberikan harga lebih murah jika kita membeli dalam jumlah tertentu. Tips saya, sebaiknya membeli buah dan sayur yang benar-benar segar dan akan habis dalam waktu dekat agar tidak terbuang sia-sia. Pengalaman belanja ini juga menjadi bagian dari persiapan Ramadhan yang lebih khusyuk. Dengan memasak sendiri menggunakan bahan segar dari pasar, suasana Ramadhan terasa makin hangat dan bermakna. Bagaimana dengan kamu? Apa pengalaman belanja mingguamu saat Ramadhan? Apakah pernah juga merasa 'laper mata' saat belanja?


buat stok 1 Minggu bun