... Baca selengkapnyaPertama kali kenalan sama Sego Manten, aku kira ini cuma nasi kotak biasa buat acara mantenan. Ternyata setelah nyobain sendiri, rasanya lumayan "wah" untuk ukuran makanan rumahan, tapi tetap bikin nyaman. Buat kamu yang penasaran sama nasi manten atau makanan mantenan, aku coba sharing versi aku.
Inti dari sego manten itu sebenarnya sederhana: nasi putih pulen dengan lauk lengkap yang mengingatkan suasana hajatan. Di fotonya, hidangannya disajikan di atas daun pisang, jadi makin wangi dan berasa tradisional. Ada telur Bali dan tahu Bali yang bumbunya merah, pedas-manis, mirip bumbu bali pada umumnya. Ini lumayan jadi jawaban buat kamu yang cari ide menu nasi putih dan lauk yang nggak monoton.
Yang bikin beda juga sambal tongkolnya. Biasanya kalau di rumah aku cuma masak tongkol balado, tapi di Sego Manten ini tongkol dimasak dengan sambal yang agak kering, cocok banget dimakan bareng nasi panas. Tambah kering tempe dan srundeng, rasa gurihnya naik level. Srundeng kelapa ini menurut aku wajib banget di menu nasi mantenan, soalnya bikin setiap suapan terasa lebih kaya rasa.
Ada mie goreng juga sebagai pelengkap karbo. Awalnya aku pikir bakal terlalu berat, tapi ternyata porsi mie gorengnya pas, lebih jadi cemilan di dalam satu piring. Sambal bawangnya nggak main-main, pedasnya nendang tapi justru bikin semua lauk berasa lebih hidup. Buat yang suka pedas, sambal bawang ini bisa jadi alasan utama milih sego manten dibanding nasi putih biasa.
Kalau kamu tinggal di Surabaya atau sekitarnya, sekarang cukup mudah nemu sego manten Surabaya di beberapa warung atau katering khas hajatan. Biasanya mereka punya paket nasi mantenan yang lauknya mirip: nasi putih, telur atau ayam bumbu Bali, tahu/tempe, sambal, mie, dan tambahan lain seperti perkedel atau orek. Aku sendiri sering jadikan sego manten sebagai inspirasi menu kalau ada acara keluarga kecil di rumah, tinggal plating di atas daun pisang supaya terasa lebih spesial.
Yang aku suka dari konsep nasi mantenan ini adalah fleksibilitasnya. Kamu bisa ganti sambal tongkol dengan ayam suwir, atau ganti mie goreng dengan bihun goreng, tetap aja orang bakal nyebutnya sego manten karena nuansanya hajatan banget. Untuk kamu yang bingung mau masak apa dengan nasi putih dan lauk yang komplet, bisa banget tiru kombinasi sego manten: satu lauk berkuah atau berbumbu tebal (telur/tahu Bali), satu lauk protein pedas (sambal tongkol), satu lauk kering (kering tempe, srundeng), plus pelengkap karbo (mie goreng) dan sambal bawang.
Menurut aku, Sego Manten ini cocok dinikmati bukan cuma saat mantenan, tapi juga sebagai menu harian kalau lagi pengen makanan rumahan yang terasa "rame" walau dimakan sendirian. Sensasi makan di atas daun pisang juga bikin momen makan sederhana terasa lebih istimewa.