Proses tapai singkong

Proses pembuatan tapai singkong manis

Bahan

Tapai

Ragi

Cara buat :

Kupas singkong kemudian kerik /kerok bagian singkongnya cuci bersih rebus hingga empuk dinginkan dan taburi ragi hingga rata simpan di wadah tertutup alasi daun pisang diamkan selama 3 hari . Setelah 3 hari siap di nikmati

2025/6/12 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali coba bikin tape singkong sendiri di rumah, aku juga bingung dari mana harus mulai. Ternyata kuncinya ada di pemilihan singkong dan cara fermentasinya. Aku biasanya pakai singkong yang masih segar, kulitnya halus dan nggak terlalu tua. Singkong segar dikupas sampai bersih, lalu aku kerik bagian luar yang agak keras supaya hasil tapenya lebih empuk. Setelah dikupas, singkong aku cuci beberapa kali sampai air cucian bening. Ini penting biar kotoran dan getahnya berkurang. Lalu singkong direbus dalam panci berisi air sampai benar-benar empuk tapi tidak hancur. Kalau terlalu lembek, nanti gampang gronjol atau pecah-pecah waktu diangkat. Setelah matang, singkong aku tiriskan dan didinginkan dulu. Jangan menaburkan ragi saat singkong masih panas karena bisa bikin raginya mati dan proses fermentasi gagal. Untuk ragi tape, aku pakai ragi yang biasa dijual di pasar, bentuknya bulat kecil atau bubuk. Dua bungkus ragi tape sudah cukup untuk satu panci singkong ukuran sedang. Ragi bubuk aku haluskan dulu kalau masih kasar, baru ditaburkan secara merata di atas potongan singkong yang sudah dingin. Usahakan setiap bagian singkong kena ragi supaya fermentasinya merata. Kadang aku balik singkong pelan-pelan dan taburi lagi sedikit ragi di sisi satunya. Soal bungkus, aku suka pakai daun pisang karena bikin tape singkong lebih wangi dan ada aroma khas tradisional. Wadah aku alasi beberapa lembar daun pisang yang sudah dibersihkan dan dilayukan sebentar di atas api supaya lentur. Singkong yang sudah diberi ragi disusun rapi di atas daun pisang, kemudian ditutup lagi dengan daun pisang dan wadahnya ditutup rapat. Tape singkong dibungkus daun pisang ini menurutku rasanya lebih enak dibanding pakai plastik. Biasanya aku diamkan selama 2–3 hari di tempat yang agak hangat, jangan kena sinar matahari langsung. Setelah 3 hari, tape singkong yang sedang difermentasi sudah kelihatan mengeluarkan sedikit air tapai. Banyak yang tanya air tapai untuk apa; kalau aku biasanya cuma buang kalau terlalu banyak, tapi sedikit air justru tanda fermentasinya berhasil dan tapenya lembut. Hasil akhirnya, tapai singkong siap dinikmati: teksturnya empuk, rasanya manis agak asam sedikit, dan wangi daun pisang. Dari pengalaman, jangan terlalu banyak ragi karena bisa bikin tape gronjol dan terlalu asam. Kalau mau coba varian lain, singkong bisa diganti ubi untuk bikin tape ubi, tapi teknik fermentasinya hampir sama. Dengan beberapa kali percobaan, lama-lama kamu bakal nemu takaran ragi dan waktu fermentasi yang pas sesuai selera keluarga.

Cari ·
cara membuat tape ubi