Udang
Resep pindang udang
Bahan
Udang
Cabai
Bamer
Baput
Jahe
Kunyit
Serai
Lengkuas
Tomat
Garam
Penyedap
Kecap asin
Daun kemangi
Daun bawang
Cara buat
-siapkan bumbu2 bumbu halus dan geprek
- bersihkan udang dan cuci
- masukkan bumbu kecuali daun bawang dan sedikit kemangi
- masak di atas kompor hingga matang jika sudah hampir matang masukkan daun bawang kemngi
-sajikan
Aku biasanya bikin pindang udang pedas ini kalau lagi kepingin masakan berkuah segar tapi tetap praktis. Kuncinya di kesegaran udang dan racikan bumbu, jadi rasa manis alami udang tetap kerasa walaupun kuahnya pedas. Untuk versi pindang udang pedas, selain cabai keriting dan cabai rawit, aku suka tambah sedikit cabai hijau besar yang diiris serong. Cabai hijau ini bikin kuah kelihatan lebih cantik dan ada rasa pedas yang lebih lembut. Kalau mau pedas banget, tinggal tambah rawit utuh saat merebus. Bumbunya kurang lebih sama: bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, serai, lengkuas, dan tomat. Boleh ditambah daun salam dan daun jeruk biar aromanya lebih wangi. Aku biasanya tumis dulu bumbu halus sampai benar-benar harum baru ditambah air, supaya kuah pindangnya lebih gurih dan nggak langu. Untuk yang penasaran dengan resep pindang udang Palembang, bedanya terasa di rasa asam segar dan rempah yang lebih strong. Kamu bisa pakai asam jawa atau nanas untuk memberi rasa asam. Ada juga yang pakai belimbing wuluh. Masukkan asamnya setelah air mendidih supaya rasa segarnya tetap dapet. Di Palembang, kuah pindang biasanya agak lebih gelap dan kaya rasa. Kamu bisa tambahkan kecap asin sedikit, gula merah, dan kalau suka boleh juga pakai sedikit ebi halus untuk memperkuat rasa laut pada kuah. Jangan lupa seimbangkan rasa asin, asam, pedas, dan sedikit manis. Untuk udang, pilih yang masih segar, kulitnya cerah dan tidak berbau menyengat. Aku lebih suka membiarkan kepala udang tetap menempel karena di situlah banyak saripati rasa. Tapi kalau di rumah ada yang kurang suka, bisa dibuang kepalanya dan disisakan badan saja. Tips lain supaya udang tidak keras: masukkan udang ketika kuah sudah mendidih dan bumbu sudah pas. Masak sebentar saja sampai udang berubah warna oranye dan matang, jangan terlalu lama. Di tahap akhir baru masukkan daun bawang dan daun kemangi supaya aromanya tetap segar. Pindang udang pedas enak disajikan hangat dengan nasi putih, sambal terasi, dan lalapan. Kalau versi Palembang, disantap bareng kerupuk atau pempek goreng juga nikmat banget. Kamu bisa coba dua versi ini di rumah dan sesuaikan dengan selera keluarga, mau lebih pedas atau lebih asam tinggal diatur dari jumlah cabai dan asamnya.






















