2025/11/23 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku pertama kali datang ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar juga agak bingung, soalnya bandara ini cukup luas dan ramai, apalagi di jam-jam sibuk. Buat kamu yang baru pertama kali ke sini, aku coba rangkum pengalaman dan hal-hal yang menurutku penting diperhatiin. Begitu turun dari kendaraan, biasanya petunjuk ke area keberangkatan dan kedatangan sudah cukup jelas. Kalau kamu di-drop di area yang salah, jangan panik, ikuti saja papan penunjuk "Keberangkatan" atau tanya petugas keamanan, mereka cukup sigap membantu. Di bagian depan ada beberapa spot yang enak buat nunggu sebentar kalau kamu datang terlalu awal. Masuk ke dalam bandara, bagian check-in biasanya dipisah berdasarkan maskapai. Aku saranin kamu sudah siapin KTP/paspor dan kode booking di tangan biar proses check-in cepat. Kalau bawa bagasi, langsung antri di counter, tapi kalau cuma bawa tas kabin, bisa cek apakah ada mesin check-in mandiri (self check-in) buat hemat waktu. Pengalaman aku, kalau datang 2–3 jam sebelum jadwal terbang itu waktu yang ideal, jadi nggak terlalu mepet. Setelah check-in dan drop bagasi, lanjut ke pemeriksaan keamanan. Di sini pastikan kamu sudah keluarin barang elektronik dari tas dan hindari bawa cairan berlebihan di tas kabin. Sandal atau sepatu yang gampang dilepas juga ngebantu proses lebih cepat. Kalau lagi ramai, antriannya memang bisa agak panjang, jadi sabar aja. Di area dalam, setelah lolos security, suasananya lebih santai. Di Bandara Hasanuddin ada beberapa tempat makan, coffee shop, dan minimarket kecil. Biasanya aku manfaatkan waktu di sini buat isi perut sebelum terbang, soalnya harga makanan di pesawat cenderung lebih mahal. Kalau kamu tipe yang nggak suka makan berat, minimal beli snack dan air minum (kalau sudah lewat pemeriksaan, air minum boleh dibawa ke pesawat). Fasilitas lain yang menurutku kepake banget itu mushola dan toilet yang tersebar di beberapa titik. Musholanya lumayan nyaman, jadi kalau waktunya sholat, kamu nggak perlu khawatir. Jangan lupa juga cek colokan listrik atau charging station, soalnya menunggu boarding sambil HP lowbat itu nggak enak banget. Aku biasanya langsung cari spot duduk dekat colokan. Soal wifi, di beberapa titik bandara biasanya ada wifi gratis, tapi kadang kecepatannya naik turun. Jadi kalau kamu butuh internet stabil, mending siapin paket data sendiri. Untuk yang nunggu jemputan atau ingin pesan transportasi online, area depan bandara biasanya sudah familiar dengan ojek maupun taksi online, tinggal ikuti titik jemput yang ditentukan. Kalau kamu transit di Bandara Sultan Hasanuddin, perhatikan baik-baik gate penerbangan lanjutan kamu. Kadang gate bisa berubah mendadak, jadi sering-sering cek layar informasi penerbangan. Aku pernah hampir salah gate karena kurang update, untungnya pengumuman di speaker cukup jelas. Intinya, Bandara Hasanuddin Makassar termasuk bandara yang cukup nyaman buat pemula. Selama kamu datang lebih awal, siapin dokumen, dan mau sedikit aktif tanya kalau bingung, semuanya bakal jauh lebih mudah. Semoga sharing pengalamanku ini bisa bantu kamu yang lagi nyari gambaran suasana bandara dan tips biar perjalanan lebih tenang dan terencana.