... Baca selengkapnyaAku punya satu tato di lengan yang sekarang udah kelihatan sangat pudar, warnanya jadi cokelat muda dan beberapa bagian kayak menghilang. Awalnya sempat kaget, kok bisa secepat itu memudar, apalagi ada sedikit kemerahan di kulit. Dari situ aku mulai cari tahu kenapa tato bisa pudar dan apa yang bisa dilakukan.
Penyebab paling umum tato pudar itu ternyata kombinasi beberapa hal. Pertama, paparan matahari. Sinar UV bisa bikin pigmen tato pelan-pelan rusak, terutama kalau posisinya di area yang sering kena matahari seperti lengan. Aku dulu jarang banget pakai sunscreen di area tato, jadi wajar kalau warnanya cepat turun. Kalau kamu baru bikin tato, menurutku penting banget mulai biasain pakai sunscreen minimal SPF 30 di area itu.
Kedua, kualitas tinta dan teknik tato juga ngaruh. Ada tato yang dari awal warnanya memang nggak terlalu pekat, jadi setelah beberapa tahun jadi kelihatan samar. Tato warna hitam biasanya lebih awet, sementara warna cokelat, merah, dan warna cerah lain cenderung lebih cepat memudar. Tato milikku memang dari awal warnanya nggak terlalu pekat, jadi sekarang tampak seperti bayangan saja.
Kulit juga punya andil. Seiring waktu, sel kulit kita terus beregenerasi, dan walau tinta tato ada di lapisan yang lebih dalam, proses ini pelan-pelan bisa membuat tato tampak lebih kabur. Kalau kulitmu kering atau sering iritasi, efek pudar bisa semakin kelihatan. Di aku, area tato yang kemerahan biasanya muncul kalau kulit lagi kering atau habis terlalu sering digaruk.
Kalau tato sudah pudar, ada beberapa opsi yang bisa dipertimbangkan. Pertama, touch up di studio tato. Ini cocok kalau kamu masih suka desainnya, cuma pengin warnanya lebih hidup. Biasanya artis tato bakal menebalkan garis dan menambah warna supaya lebih pekat lagi. Pastikan pilih studio yang bersih dan tato artis yang style-nya kamu suka.
Kedua, cover up. Ini sering dipilih kalau desain lama sudah nggak cocok atau terlalu pudar dan ingin diganti total dengan desain baru. Tato pudar justru kadang lebih enak dibuat cover up karena warnanya sudah samar, jadi lebih mudah ditimpa desain lain. Aku sempat konsultasi untuk cover up, dan seniman tato bilang kondisi pudar seperti punyaku justru cukup ideal.
Ketiga, kalau kamu benar-benar ingin menghapus tato, ada pilihan laser removal. Proses ini memang nggak instan dan biasanya butuh beberapa sesi, tergantung ukuran, warna, dan seberapa dalam tintanya. Pengalamanku, setelah satu sesi laser, tato memang semakin pudar dan kulit sedikit kemerahan selama beberapa hari, jadi butuh perawatan ekstra seperti pakai salep dan hindari matahari langsung.
Untuk perawatan sehari-hari, beberapa hal yang aku lakukan sekarang supaya area tato lebih sehat: rutin pakai pelembap di area tersebut, pakai sunscreen kalau mau keluar rumah, dan menghindari menggaruk atau menggosok terlalu keras saat mandi. Walaupun tato sudah pudar, kulit di area itu tetap perlu dirawat supaya nggak iritasi.
Kalau kamu lagi galau karena tato pudar, menurutku nggak perlu panik. Wajar banget kalau tato berubah seiring waktu. Yang penting, tentukan dulu kamu mau dipertahankan, diretouch, ditutup dengan desain baru, atau sekalian dihapus. Coba konsultasi langsung ke seniman tato atau klinik yang terpercaya, tunjukkan kondisi tato yang sudah cokelat muda dan samar, dan minta pendapat profesional tentang opsi terbaik buatmu.