menurut kamu wort ot banget gak jualan serba 10k??
2025/8/26 Diedit ke
... Baca selengkapnyaAku juga awalnya ragu, bisa nggak sih jualan menu serba 10 ribu tapi tetap menguntungkan? Tapi setelah dicoba, ternyata cukup doable kalau pintar atur menu dan bahan. Untuk sarapan, aku pilih konsep semangkuk nasi dengan telur rebus, sayuran, dan lauk berwarna oranye (biasanya nugget, sosis, atau ayam bumbu merah). Konsepnya simpel, cepat disiapkan, dan kelihatan mengenyangkan.
Hal pertama yang aku pikirin waktu bikin menu serba 10 ribu adalah porsi dan komposisi. Biar tetap ngenyangin, aku fokus di karbo dan sayur. Nasi bisa agak banyak, lalu tambah sayur tumis atau capcay sederhana. Telur rebus jadi sumber protein yang murah tapi tetap bergizi. Lauk oranye ini semacam "highlight" di mangkok, bikin kelihatan menarik dan nggak keliatan murahan, padahal modalnya masih kepegang.
Dari segi harga, aku hitung satuan bahan: beras per porsi, satu butir telur, sayuran yang dibeli borongan di pasar, dan lauk tambahan yang dibeli paketan. Dengan begitu aku bisa tahu kira-kira HPP per mangkok berapa, lalu cocokkan dengan harga jual 10 ribu. Kuncinya beli bahan dalam jumlah cukup banyak dan cari supplier yang harga grosirnya masuk akal.
Menu serba 10 ribu ini cocok banget buat target pasar anak kos, karyawan kantoran, atau tetangga sekitar yang butuh sarapan cepat dan murah. Aku biasanya buka pre-order malam sebelumnya lewat WhatsApp atau story, jadi pagi tinggal masak sesuai jumlah pesanan. Lumayan mengurangi risiko makanan sisa.
Kalau kamu mau coba konsep menu serba 10 ribu juga, bisa variasikan isiannya: kadang diganti telur dadar, tempe orek, ayam suwir, atau sambal teri biar nggak bosan. Yang penting tampilannya tetap rapi, bersih, dan mangkoknya penuh. Dari pengalaman, orang lebih tertarik kalau lihat foto semangkuk nasi dengan telur rebus dan sayuran yang warna-warni, kelihatan simpel tapi menggoda.
Menurutku, jualan menu serba 10 ribu itu bukan cuma soal murah, tapi juga soal rasa dan konsistensi. Kalau enak dan bikin kenyang, pelanggan bakal balik lagi meski menunya sederhana. Jadi, 10 ribu bukan berarti asal-asalan, tapi justru tantangan buat kita ngatur strategi biar tetap cuan dan pelanggan puas.