Komisi B DPRD Kota Semarang yang merupakan mitra kerja PDAM Tirta Moedal Kota Semarang meminta agar dilibatkan dalam proses perekrutan direksi baru yang akan dilakukan dengan sistem open bidding.
Seperti diketahui, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian direksi PDAM pada Kamis 9 Oktober 2025 lalu.
Saat ini Pemerintah Kota Semarang sedang menyiapkan proses seleksi direksi yang baru.
“Kita ingin ada keterlibatan kita sebagai Komisi B yang menjadi mitra pemerintah untuk melihat calon-calon direksi yang mengikuti proses seleksi,” kata Joko Selasa 21 Oktober 2025.
Terkait pemberhentian direksi, Joko menjelaskan Komisi B akan mendalami laporan audit kinerja yang telah disampaikan bagian perekonomian PDAM Tirta Moedal.
Diakui Joko, terkait pemberhentian tersebut yang paling disorot adalah masalah kinerja direksi. Saat ini masalah yang mencuat adalah masih tingginya tingkat kehilangan air (TKA) yang mencapai hingga 40 persen.
“TKA ini masih jadi problem, karena sampai 40 persen. Ya salah satu rekomendasinya untuk ada pembenahan,” jelasnya.
... Baca selengkapnyaBelakangan ini aku sering lihat orang cari info tentang gaji RS Hastien Rengasdengklok, entah buat persiapan melamar kerja atau sekadar banding-bandingkan dengan rumah sakit lain. Karena dulu aku juga pernah posisi lagi hunting kerja di dunia kesehatan, aku coba rangkum beberapa hal yang biasanya jadi pertimbangan soal gaji dan fasilitas di rumah sakit daerah seperti RS Hastien.
Pertama, soal kisaran gaji. Untuk level non-medis seperti administrasi, CS, atau bagian umum, gajinya biasanya mendekati UMR setempat, kadang sedikit di atas kalau sudah pengalaman. Untuk tenaga kesehatan seperti perawat, bidan, analis lab, atau radiografer, umumnya gaji pokok bisa di atas UMR, lalu ditambah tunjangan profesi, tunjangan shift, dan insentif lain kalau ada program BPJS atau layanan tertentu yang ramai.
Yang nggak kalah penting buat dicek adalah sistem kontrak. Beberapa teman yang kerja di rumah sakit swasta daerah cerita, biasanya awal masuk akan dikontrak 1 tahun dulu. Kalau performa bagus, baru ada peluang perpanjangan kontrak atau pengangkatan jadi karyawan tetap. Di tahap ini, gaji awal mungkin belum terlalu besar, tapi setelah jadi tetap biasanya tunjangan lebih lengkap: BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan kadang ada asuransi tambahan dari rumah sakit.
Selain gaji pokok, coba tanyakan juga soal uang lembur dan shift malam. Di beberapa rumah sakit, shift malam dihitung lebih tinggi atau dapat insentif khusus. Untuk perawat atau nakes yang sering jaga malam, ini lumayan banget nambah penghasilan bulanan. Ada juga rumah sakit yang kasih insentif berdasarkan jumlah pasien, layanan tindakan tertentu, atau capaian unit.
Fasilitas lain yang kadang terlupakan tapi penting: apakah ada mess atau tempat tinggal untuk karyawan luar kota, uang makan, uang transport, dan seragam kerja. Buat yang rumahnya cukup jauh dari Rengasdengklok, ketersediaan mess bisa menghemat banyak biaya hidup.
Kalau kamu serius pengin kerja di RS Hastien Rengasdengklok, saran aku:
1. Coba cari info dari orang dalam: teman, saudara, atau alumni kampus yang kerja di sana.
2. Saat wawancara, jangan ragu tanya kisaran gaji dan tunjangan dengan sopan, biar ada gambaran jelas sebelum tanda tangan kontrak.
3. Bandingkan dengan rumah sakit lain di sekitar Karawang atau Rengasdengklok, bukan cuma dari gaji, tapi juga suasana kerja, beban kerja, dan jenjang karier.
Pengalamanku, gaji di rumah sakit daerah memang kadang tidak setinggi RS besar di kota, tapi suasana kerja bisa lebih kekeluargaan dan kesempatan belajar juga banyak, apalagi kalau rumah sakitnya lagi berkembang. Jadi, pertimbangkan semuanya: gaji RS Hastien Rengasdengklok, tunjangan, peluang karier, dan jarak dari rumahmu, supaya keputusan kerjanya benar-benar sesuai harapan.