Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Ketua Ombudsman RI periode 2026–2031 Hery Susanto sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan tata kelola usaha pertambangan nikel tahun 2013–2025.

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung mengatakan bahwa Hery melakukan dugaan tindak pidana ini saat sedang menjabat sebagai Komisioner Ombudsman RI periode 2021–2026.

“Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah tim penyidik memperoleh bukti yang cukup melalui serangkaian tindakan penyidikan, penggeledahan, dan lain-lain,” katanya di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Kamis.

Syarief mengatakan bahwa Hery diduga menerima sejumlah uang dari PT TSHI untuk dilakukan pengaturan guna membantu perusahaan tersebut dari permasalahan terkait perhitungan pendapatan negara bukan pajak (PNBP). Kejagung belum menyebutkan nilai kerugian akibat tindak pidana Hery Susanto.

Usai ditetapkan tersangka, Hery akan menjalani penahanan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari ke depan.

Tampak di lokasi, Hery keluar dari Gedung Jampidsus Kejagung pada pukul 11.19 WIB.

Ia tampak mengenakan kaus berwarna biru muda dan celana abu-abu.

Saat digiring petugas, ia hanya diam dan langsung masuk ke dalam mobil tahanan. [Ant]

Selengkapnya baca matasemarang.com

==============================

#Matasemarang #ombudsman #Kejadiansemarang #Beritasemarang #Infosemarang

4/16 Diedit ke

... Baca selengkapnyaKasus dugaan korupsi yang menjerat Ketua Ombudsman RI ini menunjukkan betapa pentingnya pengawasan yang ketat dan transparansi dalam pengelolaan sumber daya alam, khususnya pertambangan nikel. Sebagai seorang warga yang memperhatikan perkembangan hukum dan tata kelola negara, saya merasa kejadian ini mengingatkan kita semua akan risiko penyalahgunaan jabatan dan pengaruh demi kepentingan pribadi atau kelompok. Dari pengalaman mengikuti sejumlah kasus korupsi sebelumnya, biasanya penanganan yang mendalam dan transparan oleh pihak berwenang dapat mengembalikan kepercayaan publik. Proses penyidikan yang melibatkan penggeledahan dan pengumpulan bukti secara intensif menjadi kunci untuk mengungkap fakta yang sebenarnya. Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung juga fokus kepada bukti keterlibatan Hery Susanto ketika menjabat sebagai Komisioner Ombudsman RI, yang secara normatif merupakan posisi untuk mengawasi tata kelola pemerintah dan pelayanan publik. Tak kalah penting, kasus ini juga mengingatkan kita tentang pentingnya pengawasan terhadap perhitungan pendapatan negara bukan pajak (PNBP). Jika perhitungan ini diatur secara tidak benar, negara bisa mengalami kerugian besar yang berdampak pada pembangunan dan pelayanan publik. Saya juga melihat bahwa langkah penahanan selama 20 hari di Rutan Salemba sebagai bentuk usaha aparat hukum untuk menunjukkan keseriusan dalam penegakan hukum tanpa pandang bulu. Dari sisi masyarakat, kita diharapkan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan memberikan dukungan kepada penegak hukum agar kasus seperti korupsi di sektor pertambangan dapat diminimalisir di masa depan. Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bahwa pemerintahan yang bersih dan akuntabel akan sangat bergantung pada integritas para pejabat publik dan pengawasan masyarakat yang aktif. Oleh karena itu, sebagai warga negara, kita juga wajib kritis dan terus mendorong transparansi dalam setiap aspek tata kelola negara.

Cari ·
samsung galaxy a17 5g warna abu