... Baca selengkapnyaKadang kita lupa kalau keindahan alam yang sederhana justru yang paling menenangkan. Waktu main ke Kolaka, aku sengaja pilih duduk di tepi laut, mode "soft life" aktif. Nggak perlu agenda ribet, cuma duduk, tarik napas pelan, dan nikmatin pemandangan laut yang tenang.
Langit berawan dengan warna abu lembut, air laut yang nggak terlalu bergelombang, rasanya kayak alam lagi sengaja pelan supaya kita juga ikut melambat. Aku duduk pakai hijab hitam dan jaket oranye-hitam, angin laut pelan menyentuh wajah, bikin momen itu kerasa hangat dan damai. Di kepala cuma satu: ternyata bahagia itu sesederhana ini.
Buat aku, konsep soft life itu bukan hidup mewah, tapi lebih ke hidup yang nggak buru-buru dan lebih mindful. Di tepi laut Kolaka, aku aktifin "selfie mode" bukan hanya buat foto, tapi sebagai cara dokumentasi perjalanan menyayangi diri sendiri. Satu dua foto diambil, tapi lebih banyak waktu dipakai buat duduk diam, denger suara ombak, dan merhatiin detail kecil seperti burung yang terbang rendah atau perahu yang lewat jauh di depan.
Keindahan alam di Kolaka bikin aku mikir ulang soal cara istirahat. Biasanya kalau capek, kita langsung buka sosmed atau nonton film. Kali ini aku coba cara lain: detox sejenak, biarkan mata yang kerja keras di depan layar tiap hari istirahat dengan lihat laut luas. Hasilnya, pikiran yang tadinya penuh jadi pelan-pelan kosong, diganti rasa syukur karena masih dikasih kesempatan menikmati alam.
Kalau kamu lagi cari cara simpel buat healing, coba deh sesekali pergi ke tempat yang dekat dengan air: laut, danau, sungai. Duduk aja di tepi, jangan buru-buru foto banyak, jangan terlalu mikir konten. Rasain dulu angin, suara, dan suasana di sekeliling kamu. Setelah itu baru ambil satu dua foto selfie sebagai pengingat kalau kamu pernah ngasih waktu buat diri sendiri.
Di Kolaka, momen duduk di tepi laut dengan vibes soft life itu yang paling berkesan. Nggak ada keramaian, nggak ada musik kencang, cuma alam dan diri sendiri. Dari situ aku belajar, keindahan alam sering kali jadi cermin: kalau kita pelan, hati bisa lebih jernih dan hal-hal yang sebenarnya bikin bahagia jadi kelihatan jelas.