Perbanyak Syukur.
Menghadapi situasi darurat bencana seperti yang terjadi di Flores memang bukan hal yang mudah. Saya pernah mengalami keadaan serupa di daerah saya saat terjadi bencana alam, di mana kebutuhan dasar seperti makanan menjadi keterbatasan besar. Dalam masa-masa sulit seperti itu, menjaga sikap syukur menjadi sangat penting. Syukur membantu kita tetap kuat secara mental dan emosional. Contohnya, ketika pasokan makanan terbatas—misalnya hanya telur dan mie yang tersedia—saya belajar untuk tetap bersyukur atas apa yang ada alih-alih terfokus pada kekurangan. Hal ini membuat saya lebih kreatif dalam mengelola bahan makanan yang ada dan juga lebih peduli terhadap sesama yang mungkin lebih membutuhkan. Selain itu, berbagi dan gotong royong menjadi kunci penting dalam menghadapi darurat bencana. Dengan memperbanyak syukur, kita terdorong untuk membantu orang lain dan menjaga kebersamaan, yang pada akhirnya mempercepat proses pemulihan. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa sikap syukur bukan hanya soal mengucap terima kasih, melainkan juga menjaga harapan dan semangat hidup di tengah tantangan. Jadi, mari kita semua belajar untuk perbanyak syukur, terutama saat menghadapi masa sulit, seperti bencana yang menimpa Flores saat ini.





























