Pengennya rebahan mulu .. santaiiii … main klarinet….
Di bikini bottom 🙃
@TikTok Promosi Indonesia #nickelodeonplaytime #squidward #spongebobmeme #relateable
Jujur, makin dewasa aku makin relate sama Squidward. Dulu pas kecil nonton Spongebob, kerasa banget Squidward tuh jutek, nyebelin, dan kayaknya benci semua orang. Tapi sekarang, makin ngerasa jadi Squidward versi manusia: capek sama hiruk pikuk, pengen tenang, dan lebih milih quality time sama diri sendiri. Kalau dibawa ke konteks hubungan, gaya Squidward dalam hubungan itu menurut aku ada plus minusnya. Di satu sisi, dia tipe yang butuh ruang pribadi gede banget. Nah, ini relevan banget sama kita yang ngerasa makin dewasa makin perlu me time. Punya pasangan tapi tetap pengen rebahan mulu, santai, nggak harus terus-terusan intens chat atau ketemu. Buat aku itu wajar, selama kita komunikasikan batasannya dengan jujur ke pasangan. Tapi sisi negatif gaya Squidward dalam hubungan muncul kalau kita jadi terlalu sinis sama orang lain. Kadang karena pernah disakiti, kita jadi dingin, gampang ilfeel, dan males effort. Di titik ini, aku sering mikir, "Makin dewasa, makin ngerasa jadi Squidward, minus tentacle aja sih." Capek secara mental bikin kita jadi defensif, kayak Squidward yang selalu sebel sama Spongebob dan Patrick, padahal kadang mereka cuma pengen nyenengin dia. Soal meme Squidward halal atau nggak, menurut pengalaman pribadi, kuncinya di niat dan konteks. Banyak meme Squidward dipakai buat ngungkapin rasa lelah, burnout, atau sindiran halus ke realita hidup orang dewasa. Kalau dipakai buat refleksi diri, sekadar bercanda tanpa menjatuhkan orang lain atau bawa hal yang sensitif, menurutku masih aman-aman aja. Yang jadi nggak sehat itu kalau meme Squidward dipakai buat ngelegetimasi sikap toxic, misalnya bangga jadi dingin, nggak mau dengerin pasangan, atau ngeremehin perasaan orang lain. Di hubungan, aku pelan-pelan belajar buat ambil sisi Squidward yang positif: tenang, punya hobi sendiri (versi aku mungkin bukan klarinet, tapi scrolling atau nonton), dan nggak selalu ikut keramaian kalau lagi nggak mood. Tapi aku coba hindari sisi Squidward yang suka ngomel dan menutup diri total. Komunikasi ke pasangan kalau lagi pengen sendiri itu penting, biar dia nggak ngerasa ditolak. Kadang aku ngerasa, "hah. akhirnya akhir" tiap hubungan nggak berjalan sesuai ekspektasi, dan di situ figur Squidward jadi cermin lucu: kita ketawa lewat meme, tapi sebenernya nyimpen rasa capek. Buat yang merasa makin dewasa makin jadi Squidward juga, nggak apa-apa kok. Yang penting kita tetap sadar kalau hubungan itu butuh kompromi: tetap bisa rebahan mulu dan santai, tapi sesekali buka pintu buat hal-hal yang bikin hati lebih hangat dari Bikini Bottom versi kita sendiri.
